Analisis USD Versus JPY
Dengan kekuatan dolar terhadap yen, kita melihat perbedaan kebijakan yang jelas antara Federal Reserve dan Bank of Japan. Laporan pekerjaan AS bulan Juli 2025 yang dirilis minggu lalu menunjukkan penambahan pekerjaan yang kuat sebesar 210.000, memperkuat harapan bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga di 4,75% hingga musim gugur. Ini sangat kontras dengan Jepang, di mana data inflasi terbaru hanya sebesar 1,8%, menjaga Bank of Japan tetap pada posisi tidak bergerak. Para trader derivatif kemungkinan akan melihat ini sebagai sinyal jelas untuk tetap membeli dolar AS dibandingkan yen. Ini dapat dilakukan dengan membeli opsi panggilan USD/JPY dengan harga strike yang ditargetkan pada level 158.00 dalam beberapa minggu ke depan. Risikonya adalah perubahan mendadak dalam nada dari pejabat Jepang, tetapi untuk saat ini, arah yang paling mudah tampaknya lebih tinggi. Kita melihat dinamika pasar yang mengingatkan kita pada tren kuat di tahun 2022 dan 2023, ketika selisih suku bunga mendorong pasangan ini ke tingkat tertinggi historis. Saat itu, intervensi verbal dari Kementerian Keuangan hanya memberikan penurunan sementara, menciptakan titik masuk yang lebih baik untuk posisi beli. Trader harus memperhatikan intervensi verbal serupa, yang dapat memberikan peluang untuk menambah eksposur bullish.Analisis terhadap EUR dan GBP
Untuk euro dan pound, kurangnya pergerakan menunjukkan pola bertahan saat para trader menunggu sinyal yang lebih jelas. Data flash PMI terbaru dari Zona Euro campuran, menunjukkan kontraksi dalam sektor manufaktur tetapi ketahanan dalam sektor jasa, menciptakan ketidakpastian bagi Bank Sentral Eropa. Bank of England juga mempertahankan suku bunga kemarin, mengutip inflasi yang terus berlanjut tetapi melambat, yang membatasi potensi pound. Dalam lingkungan stagnan untuk EUR/USD dan GBP/USD, trader derivatif kemungkinan akan lebih menyukai strategi yang menguntungkan dari volatilitas rendah. Menjual strangle keluar dari uang, yang melibatkan menjual opsi panggilan dan opsi put, adalah pendekatan umum untuk mengumpulkan premi sementara pasangan ini tetap dalam kisaran. Risiko utama di sini adalah rilis data yang mengejutkan yang memaksa terjadinya breakout dari kisaran yang sudah ditetapkan. Pada akhirnya, bias pasar dipengaruhi oleh perbedaan bank sentral, bukan hanya dalam keputusan tetapi juga dalam momentum ekonomi. Kita melihat jalur yang jelas untuk dolar terhadap yen, sementara euro dan pound terjebak dalam tarik menarik. Trader harus bersiap untuk melanjutkan tema ini dalam waktu dekat. Buat akun VT Markets live Anda dan mulai trading sekarang.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.