Seiring melemahnya Yen, USD/JPY naik akibat ekspektasi pendekatan hati-hati dari BoJ

    by VT Markets
    /
    Nov 12, 2025
    Yen Jepang telah melemah seiring Perdana Menteri Jepang Takaichi mendukung kebijakan moneter yang mendukung pemulihan. Sikap dovish dari Bank of Japan (BoJ), ditambah dengan harapan penyelesaian penutupan pemerintah AS, menurunkan permintaan untuk aset yang aman. USD/JPY saat ini diperdagangkan sekitar 154.85, mengalami kenaikan 0,50%. Komentar Takaichi menunjukkan bahwa inflasi seharusnya berasal dari kenaikan upah daripada harga makanan, dengan BoJ mungkin menunda kenaikan suku bunga setelah bulan Desember. Pemerintah Jepang berencana untuk memperkenalkan paket stimulus ekonomi yang diperkirakan akan memengaruhi BoJ untuk mempertahankan kondisi yang akomodatif. Perkembangan ini telah melemahkan Yen di tengah sentimen risiko global yang baru.

    Outlook Ekonomi AS

    Di AS, harapan penurunan suku bunga Federal Reserve tetap ada karena kondisi pasar tenaga kerja yang memburuk, dengan pekerjaan swasta menunjukkan rata-rata kehilangan 11.250 pekerjaan per laporan ADP. Ini membatasi potensi kenaikan Dolar AS meskipun ada kenaikan jangka pendek. Tidak ada data ekonomi AS yang signifikan diperkirakan pada hari Rabu, mengalihkan perhatian ke pidato Federal Open Market Committee untuk mendapatkan wawasan tentang kebijakan moneter Fed ke depan. Dolar AS adalah yang terkuat terhadap JPY, seperti yang ditunjukkan dalam performa mata uang hari itu. Kami melihat pasangan USD/JPY mendorong menuju 155 saat Bank of Japan mempertahankan sikap dukungannya, melemahkan yen. Namun, kekuatan Dolar AS dibatasi oleh harapan yang semakin besar bahwa Federal Reserve akan menurunkan suku bunga pada bulan Desember. Ini menciptakan pasar yang bertentangan di mana kedua mata uang menghadapi potensi tekanan.

    Strategi Ekonomi Jepang

    Fokus di Jepang adalah pada paket stimulus pemerintah yang akan datang, yang dijadwalkan pada 21 November, yang kemungkinan akan menghalangi bank sentral untuk segera menaikkan suku bunga. Data terbaru mendukung pendekatan hati-hati ini, karena CPI inti nasional Jepang untuk Oktober 2025 tercatat 2,1%, menunjukkan inflasi mulai mereda sementara pertumbuhan upah tetap lesu. Ini menunjukkan bahwa yen akan tetap memiliki sedikit dukungan kebijakan dalam waktu dekat. Di Amerika Serikat, argumen untuk penurunan suku bunga pada bulan Desember semakin kuat setelah laporan pekerjaan Oktober 2025 terakhir menunjukkan bahwa Non-Farm Payrolls rata-rata hanya 95.000 selama tiga bulan terakhir. Dengan inflasi juga turun menjadi 2,5% dalam laporan CPI terakhir, Fed memiliki lebih banyak ruang untuk melonggarkan kebijakan demi mendukung ekonomi yang melambat. Outlook ini kemungkinan akan membatasi kenaikan signifikan pada Dolar AS. Menghadapi kekuatan yang bertentangan ini, para trader derivatif harus mengantisipasi kenaikan volatilitas daripada tren arah yang jelas. Strategi perdagangan menggunakan opsi yang mendapatkan keuntungan dari pergerakan harga besar, tanpa memandang arah, bisa lebih efektif dibandingkan hanya membeli atau menjual pasangan mata uang. Pendekatan ini membantu mengelola risiko pergeseran kebijakan mendadak dari bank sentral mana pun. Buat akun VT Markets Anda secara langsung dan mulai berdagang sekarang.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code