Setelah mengalami kenaikan lebih dari 1%, harga minyak WTI turun menjadi sekitar $58,30 per barel.

    by VT Markets
    /
    Nov 27, 2025
    Harga minyak WTI turun menjadi sekitar $58,30 per barel, setelah laporan mengenai kemungkinan gencatan senjata antara Ukraina dan Rusia. Penurunan ini terjadi setelah kenaikan sebelumnya lebih dari 1% dan berlangsung saat perdagangan sepi karena liburan Thanksgiving di AS. Kemungkinan gencatan senjata telah memicu spekulasi tentang pencabutan sanksi Barat terhadap minyak Rusia. Duta Besar AS, Steve Witkoff, dijadwalkan mengunjungi Moskow untuk berdiskusi dengan pemimpin Rusia guna mengakhiri perang yang sedang berlangsung di Ukraina, yang merupakan konflik paling mematikan di Eropa sejak Perang Dunia II. Seorang diplomat senior Rusia menegaskan bahwa konsesi besar pada rencana perdamaian tidak mungkin terjadi. Meskipun ada sedikit optimisme di pasar, keraguan tetap ada mengenai resolusi cepat yang dapat meningkatkan pengiriman minyak Rusia. OPEC dan sekutunya tidak diharapkan mengubah tingkat produksi dalam pertemuan mendatang, meskipun beberapa anggota telah meningkatkan output sejak April. Sikap ini mengikuti ketidakpastian mengenai kemungkinan pencabutan sanksi dan dampak gencatan senjata terhadap pasokan minyak. Minyak WTI, jenis minyak mentah dari AS, dikenal karena kualitasnya yang tinggi. Harga dipengaruhi oleh pasokan dan permintaan global, peristiwa politik, nilai Dolar AS, dan keputusan oleh entitas seperti OPEC. Data inventaris dari API dan EIA juga mempengaruhi harga pasar. Dengan harga minyak mentah WTI yang turun di bawah $58,50 setelah kabar gencatan senjata, kita melihat kondisi klasik di mana berita geopolitik mengalahkan data pasokan yang mendesak. Pasar memperkirakan masa depan di mana sanksi terhadap minyak Rusia dicabut, tetapi hasil ini jauh dari kepastian. Pedagang sebaiknya bersiap menghadapi volatilitas tinggi di sekitar berita ini. Lonjakan ketidakpastian langsung tercermin di pasar opsi, di mana Indeks Volatilitas Minyak Mentah CBOE (OVX) melonjak di atas 45, menunjukkan bahwa pedagang bersiap menghadapi perubahan harga yang signifikan. Lingkungan ini membuat pembelian opsi, seperti straddles, menjadi strategi yang layak untuk memanfaatkan pergerakan besar terlepas dari arahnya. Jika pembicaraan gagal, harga bisa melonjak, sedangkan terobosan bisa mendorongnya ke arah $50-an rendah. Menambah kebingungan di pasar, laporan EIA terbaru yang dirilis kemarin menunjukkan penurunan inventaris yang mengejutkan sebesar 2,1 juta barel, menunjukkan permintaan yang kuat, yang bertentangan dengan kondisi harga yang menurun. Ketegangan antara fundamental yang kuat saat ini dan berita geopolitik spekulatif berarti posisi apapun harus dikelola dengan hati-hati. Pasar bereaksi terhadap berita, bukan terhadap barel yang digunakan saat ini. Kami mengharapkan pertemuan OPEC+ yang akan datang pada hari Minggu ini akan menjadi krusial dalam menentukan batas harga jangka pendek. Sepanjang tahun 2025, kelompok ini secara konsisten mempertahankan tingkat produksi untuk mendukung harga, dan kami memperkirakan mereka akan melakukannya lagi untuk mengatasi sentimen negatif. Setiap penyimpangan dari pola ini akan menjadi kejutan besar bagi pasar. Melihat kembali, kami sering melihat pasar awalnya menjual saat pembicaraan perdamaian, hanya untuk kembali naik ketika diplomasi terbukti lambat atau tidak berhasil. Mengingat perang telah berlangsung hampir empat tahun, skeptisisme tentang resolusi cepat adalah hal yang wajar, dan pedagang sebaiknya waspada agar tidak terjebak dalam perangkap bearish. Kegagalan duta besar AS di Moskow minggu depan bisa dengan mudah memicu rebound harga yang tajam.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code