Implikasi Data Ekonomi AS
Data AS saat ini menunjukkan perlambatan ekonomi secara bertahap, mendorong trader untuk memperkirakan pemotongan suku bunga sebesar 25 basis poin pada bulan Desember, dengan probabilitas 90% menurut Alat FedWatch CME Group. Trader tetap berhati-hati, menunggu pembaruan tentang kebijakan suku bunga Fed sebelum mengambil posisi, yang berkontribusi pada aksi AUD/USD yang stabil. Rilis Neraca Perdagangan Tiongkok dapat memengaruhi AUD, mengingat keterikatan ekonomi dengan Australia. Pasar melihat potensi keuntungan AUD/USD, menyarankan bahwa setiap penurunan signifikan dapat memberikan peluang untuk membeli. Data perdagangan Tiongkok dapat mempengaruhi pasar forex global, terutama berdampak pada mata uang seperti CNY dan ekonomi terkait. Dengan AUD/USD tetap kuat di dekat level tertinggi beberapa bulan, kita harus mempertimbangkan untuk memposisikan diri untuk kenaikan lebih lanjut yang didorong oleh perbedaan kebijakan yang jelas antara RBA dan Fed. Dolar Australia diuntungkan dari ekspektasi bahwa bank sentralnya akan tetap ketat, sementara dolar AS melemah karena taruhan akan pemotongan suku bunga yang akan datang. Perbedaan ini menciptakan bias arah yang jelas untuk perdagangan derivatif di minggu-minggu mendatang. Data baru yang dirilis hari ini menunjukkan surplus perdagangan Tiongkok melebar ke $68,4 miliar bulan lalu, melampaui ekspektasi terganjal oleh lonjakan mengesankan dalam ekspor. Ini adalah sinyal positif bagi ekonomi Australia, karena Tiongkok adalah mitra dagang terbesarnya, dan memperkuat argumen positif untuk dolar Aussie. Kita harus memandang ini sebagai konfirmasi awal dari kekuatan mendasar yang mendukung pasangan mata uang ini.Ekspektasi Kebijakan RBA dan Fed
Bank Sentral Australia diperkirakan akan mempertahankan suku bunga pada besok, tetapi fokus tetap pada perjuangannya melawan inflasi, yang masih tinggi di dekat 4,9% per tahun. Kita telah melihat ekonomi dan pasar tenaga kerja Australia menunjukkan ketahanan, mendorong pembicaraan bahwa langkah selanjutnya RBA pada 2026 bisa jadi adalah kenaikan, bukan pemotongan. Ini sangat berbeda dengan situasi di Amerika Serikat, di mana melemahnya data ekonomi telah memperkuat ekspektasi untuk pelonggaran dari Fed. Acara utama minggu ini adalah pertemuan Federal Reserve, di mana pemotongan suku bunga 25 basis poin hampir 90% telah diperhitungkan. Karena pemotongan itu diharapkan, reaksi pasar sepenuhnya bergantung pada konferensi pers Ketua Jerome Powell dan proyeksi ekonomi terbaru dari Fed. Setiap petunjuk tentang laju yang lebih lambat untuk pemotongan di masa depan dapat menyebabkan penarikan sementara, yang bisa kita lihat sebagai titik masuk yang lebih baik untuk posisi bullish. Mengingat peristiwa berdampak tinggi minggu ini, volatilitas yang tersirat kemungkinan tinggi, membuat panggilan long langsung menjadi mahal. Oleh karena itu, kita harus melihat kemungkinan untuk menyusun spread call bullish pada AUD/USD untuk memanfaatkan pergerakan naik yang diharapkan dengan cara yang lebih hemat biaya. Strategi ini mendefinisikan risiko kita sambil memungkinkan kita untuk mendapatkan keuntungan jika pasangan ini terus naik menuju level 0.6700 dan seterusnya.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.