Peningkatan Imbal Hasil dan Kekuatan Dolar
Imbal hasil acuan 10 tahun AS telah meningkat hampir tiga basis poin menjadi 4,168%, dan imbal hasil riil telah naik tiga basis poin menjadi 1,908%. Indeks Dolar AS naik 0,11%, berada pada 99,09, sementara peristiwa geopolitik terus memengaruhi harga emas, dengan potensi peningkatan dalam jangka pendek. Bank sentral, pemegang emas terbesar, telah secara signifikan meningkatkan cadangan mereka, dengan tambahan 1.136 ton senilai $70 miliar pada tahun 2022. Emas berkorelasi positif dengan permintaan aset aman dan berkorelasi negatif dengan aset berisiko, dengan Dolar AS yang lebih lemah kemungkinan akan mendorong harga emas lebih tinggi, berfungsi sebagai perlindungan terhadap ketidakstabilan geopolitik dan ketakutan akan resesi. Dengan emas berada tepat di bawah level kunci $4,200, fokus langsung adalah pada pertemuan Federal Reserve minggu ini. Pemotongan suku bunga yang diharapkan bersifat optimis, tetapi meningkatnya imbal hasil Treasury menciptakan resistensi, menarik pasar ke dua arah. Kita harus siap menghadapi volatilitas saat dua kekuatan yang bertentangan bertabrakan menjelang pengumuman Fed. Pasar mematok kemungkinan 86% untuk pemotongan suku bunga 25 basis poin, yang akan menjadi pemotongan ketiga berturut-turut saat kita memasuki tahun 2026. Namun, kita perlu memperhatikan nada dari Fed secara seksama, karena ‘pemotongan hawkish’ yang menandakan jeda dalam pelonggaran dapat segera membatasi rally ini. Kita melihat pola serupa pada tahun 2019, ketika perubahan arah Fed menuju pemotongan suku bunga akhirnya mengirim emas dalam rally berkelanjutan selama beberapa bulan.Posisi Pasar Opsi
Dengan melihat pasar opsi, terdapat minat terbuka yang signifikan untuk opsi call dengan harga strike di $4,250 bahkan $4,300 yang akan kadaluarsa dalam beberapa minggu ke depan. Ini menunjukkan banyak trader sudah memposisikan diri untuk breakout ke arah atas setelah keputusan Fed yang dovish. Posisi ini dapat memperkuat pergerakan naik jika Fed memberikan apa yang diharapkan pasar. Di sisi lain, kenaikan imbal hasil riil 10 tahun menjadi 1,908% adalah hambatan yang nyata yang tidak boleh diabaikan. Jika emas gagal merebut kembali $4,200 dan sebaliknya jatuh di bawah rata-rata bergerak 20 hari sekitar $4,144, itu dapat memicu penurunan cepat. Trader harus mempertimbangkan level ini sebagai garis pertahanan kunci untuk tren naik saat ini. Dukungan yang mendasari tetap sangat kuat karena permintaan aset aman yang terus-menerus dan aktivitas bank sentral. Setelah pembelian rekor di awal tahun 2020-an, bank sentral terus melakukan aksi beli, dengan data dari Dewan Emas Dunia untuk 2025 menunjukkan lebih dari 950 ton ditambahkan ke cadangan tahun ini. Permintaan yang terus ada dari sumber resmi memberikan dasar yang solid bagi pasar, membatasi potensi koreksi parah.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.