Saat gempa bumi melanda Jepang, pasangan USD/JPY mendekati 156.00, menarik perhatian pembeli

    by VT Markets
    /
    Dec 9, 2025
    **Tekanan JPY, Harapan Kenaikan Suku Bunga Tetap Ada** Sebaliknya, USD mungkin mengalami pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve AS pada hari Rabu. Harapan ini muncul dari data ekonomi AS yang lebih lemah, dengan hampir 90% kemungkinan penurunan, menurut Alat CME FedWatch. Poin-poin penting yang mempengaruhi Yen Jepang meliputi kinerja ekonomi Jepang, kebijakan BoJ, dan perbedaan imbal hasil obligasi AS-Jepang. Yen dianggap sebagai investasi yang aman, menarik para pedagang di saat ketidakpastian. Perubahan kebijakan BoJ, termasuk potensi pengurangan dari sikap moneter yang sangat longgar, mempengaruhi nilai Yen. Perbedaan antara imbal hasil obligasi AS dan Jepang juga menguntungkan USD, meski menyusut seiring perubahan kebijakan. **Peluang Perbedaan Kebijakan Moneter** Reaksi awal terhadap gempa bumi pada hari Senin telah mendorong USD/JPY menuju 156.00, seperti yang diharapkan dalam situasi ketidakpastian domestik. Kami melihat ini sebagai pergerakan jangka pendek yang dipicu oleh peristiwa yang dapat menjadi peluang. Secara historis, guncangan domestik besar di Jepang, seperti gempa Tohoku 2011, pada akhirnya menyebabkan penguatan Yen saat perusahaan asuransi dan perusahaan memindahkan aset asing untuk mendanai upaya pembangunan kembali. Kelemahan sementara dalam Yen ini bertentangan dengan tren fundamental yang dominan, yaitu perbedaan kebijakan yang mencolok antara AS dan Jepang. Dengan angka inflasi inti PCE AS terbaru untuk November 2025 yang mencapai 2.8%, pasar memperkirakan 90% kemungkinan Federal Reserve akan memotong suku bunga pada hari Rabu ini. Sebaliknya, pertumbuhan upah Jepang yang lebih kuat dari perkiraan sebesar 3.9% bulan lalu telah memperkuat harapan bahwa Bank of Japan akan menaikkan suku bunga. Bagi para pedagang derivatif, ini menunjukkan lonjakan saat ini di atas 155.50 mungkin merupakan level yang menarik untuk memulai posisi yang menguntungkan dari penguatan Yen. Kami sedang mempertimbangkan untuk membeli opsi put USD/JPY dengan tanggal kedaluwarsa Januari 2026 untuk memposisikan diri untuk pembalikan. Harga strike di sekitar level 154.00 dapat menawarkan profil risiko-hadiah yang menguntungkan setelah fokus kembali pada kebijakan moneter. Namun, kami harus mempertimbangkan risiko bahwa gempa bumi mendorong Bank of Japan untuk menunda kenaikan suku bunga yang direncanakan untuk mendukung ekonomi. Kami ingat bahwa setelah gempa Kobe pada tahun 1995, BoJ memangkas suku bunga hanya beberapa bulan kemudian untuk merangsang aktivitas. Meskipun latar belakang inflasi saat ini sangat berbeda, bahasa dovish dari Gubernur Ueda dalam pidato mendatang dapat membatalkan argumen langsung untuk penguatan Yen. Ketidakpastian ini jelas tercermin di pasar opsi, di mana volatilitas implisit satu minggu untuk USD/JPY melonjak di atas 16%, level yang belum pernah kami lihat sejak intervensi akhir 2024. Ini berarti opsi menjadi mahal, tetapi juga mengonfirmasi bahwa pasar bersiap untuk pergerakan harga yang signifikan. Volatilitas yang tinggi ini menunjukkan bahwa strategi risiko terdefinisi, seperti put spreads, mungkin lebih bijaksana daripada membeli opsi secara langsung.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code