Wawasan Pasar Tenaga Kerja
Sebelum pengumuman Fed, laporan Perubahan Pekerjaan ADP AS dan JOLTS Job Openings akan memberikan gambaran tentang status pasar tenaga kerja AS. Sementara itu, Euro berada di posisi terkuatnya melawan Yen Jepang baru-baru ini. Dolar AS mempertahankan kenaikan pada hari Senin di tengah imbal hasil Treasury AS yang lebih tinggi dan ketidakpastian akibat gempa bumi baru-baru ini di Jepang. Presiden Donald Trump mengkritik Ketua Powell karena tidak menurunkan biaya pinjaman dengan lebih cepat. JOLTS Job Openings, yang diperkirakan akan tetap stabil di 7,2 juta, menjadi fokus utama hari ini. Di zona Euro, Presiden Bundesbank Joachim Nagel kemungkinan akan mempertahankan sikap kebijakan moneter saat ini. Analisis teknis menunjukkan potensi tekanan pada EUR/USD menuju level terendah terbaru kecuali dapat menembus di atas 1.1650. Dengan keputusan Federal Reserve yang semakin dekat, pasar hampir sepenuhnya memperhitungkan pemotongan suku bunga sebesar 25 poin dasar. Probabilitas tinggi ini, yang saat ini mendekati 90%, berarti pemotongan itu sendiri tidak mungkin menyebabkan kejutan besar. Oleh karena itu, perhatian kita harus tertuju pada panduan ke depan dari Ketua Powell dan proyeksi suku bunga untuk langkah-langkah di masa depan.Ekspektasi dan Indikator Ekonomi
Ekspektasi akan pemotongan suku bunga didukung oleh pasar tenaga kerja yang terus melambat. Data pembukaan lapangan kerja dari JOLTS, yang diperkirakan sekitar 7,2 juta, akan melanjutkan penurunan jangka panjang dari puncak lebih dari 12 juta yang kita lihat pada tahun 2022. Penurunan yang stabil ini memberikan ruang bagi Fed untuk melonggarkan kebijakan seiring dengan melemahnya kondisi perekrutan. Statistik tenaga kerja terbaru memperkuat pandangan ini tentang ekonomi yang melambat. Misalnya, laporan pekerjaan ADP untuk November 2025 menunjukkan bahwa pekerjaan sektor swasta meningkat hanya 103.000, yang meleset dari ekspektasi analis dan menunjukkan perlambatan dalam perekrutan. Kami akan memantau rilis ADP selanjutnya dengan cermat untuk konfirmasi tren ini menjelang pertemuan Fed. Meskipun hampir pasti akan ada pemotongan suku bunga, yang biasanya berdampak negatif pada sebuah mata uang, Dolar AS tetap kuat. Kekuatan ini didorong oleh ketidakpastian jangka pendek dan kenaikan imbal hasil Treasury AS. Ini menjelaskan mengapa EUR/USD kesulitan untuk menembus level resistance di 1.1650 dan saat ini diperdagangkan lebih rendah. Fokus kita harus pada perbedaan kebijakan antara AS dan Eropa. Sementara kami mengantisipasi pemotongan oleh Fed, pejabat Eropa seperti Joachim Nagel menunjukkan niat untuk mempertahankan suku bunga tetap tidak berubah untuk saat ini. Kontras ini akan menjadi pendorong utama pasangan EUR/USD setelah pengumuman Fed dilakukan.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.