Dolar Australia Melemah Terhadap Yen Jepang, Turun Menjadi Sekitar 103.50 di Tengah Angka Ketenagakerjaan yang Bervariasi

    by VT Markets
    /
    Dec 11, 2025
    AUD/JPY turun mendekati 103.50 pada awal perdagangan Kamis, dipengaruhi oleh data ketenagakerjaan yang campur aduk dari Australia. Biro Statistik Australia melaporkan tingkat pengangguran untuk November sebesar 4.3%, di bawah perkiraan 4.4%, dengan perubahan lapangan kerja sebesar -21.3K dibandingkan dengan 41.1K di bulan Oktober. Meskipun demikian, pandangan hawkish dari Reserve Bank of Australia dapat mendukung Dolar Australia. Bank sentral ini menyatakan kemungkinan kenaikan suku bunga jika inflasi berlanjut, dengan pasar keuangan memperkirakan kenaikan menjelang tahun 2026.

    Dampak Kebijakan Fiskal Jepang

    Pedagang khawatir tentang langkah-langkah fiskal Jepang di bawah agenda pertumbuhan Perdana Menteri Sanae Takaichi. Rencana stimulus fiskal dan belanja tersebut dapat berdampak negatif pada JPY, yang akan membantu Dolar Australia. Poin-poin penting yang mempengaruhi AUD meliputi tingkat suku bunga, harga bijih besi, ekonomi Australia dan China, serta neraca perdagangan. Permintaan yang stabil dari China terhadap ekspor Australia seperti bijih besi meningkatkan nilai AUD, sementara fluktuasi di area ini dapat mempengaruhi mata uang tersebut. Reserve Bank of Australia berperan dengan menyesuaikan suku bunga untuk mempengaruhi faktor-faktor ekonomi. Neraca perdagangan yang positif meningkatkan AUD, sementara neraca negatif menguranginya. Kami melihat bahwa nilai tukar AUD/JPY telah turun ke level 103.50 akibat perubahan lapangan kerja yang mengejutkan negatif. Ini menandakan pendinginan yang signifikan dari pasar tenaga kerja yang kuat yang kami saksikan pada akhir 2023, ketika pertumbuhan lapangan kerja konsisten kuat. Namun, tingkat pengangguran yang tetap di 4.3% menunjukkan ketahanan di bawah permukaan, mencegah penjualan yang lebih parah untuk sementara.

    Peran Reserve Bank Of Australia

    Nada hawkish dari Reserve Bank of Australia menjadi kekuatan utama yang mencegah Dolar Australia jatuh lebih jauh. Gubernur Bullock memberikan sinyal bahwa tidak ada pemotongan suku bunga dan bahkan kemungkinan kenaikan di tahun 2026 dari suku bunga cash saat ini yang sebesar 4.35%, memberikan keuntungan suku bunga yang signifikan dibandingkan Jepang. Perbedaan kebijakan ini adalah alasan utama mengapa kami memperkirakan penurunan di AUD/JPY akan menemukan pembeli dalam beberapa minggu mendatang. Kami juga perlu memperhatikan faktor eksternal, terutama ekonomi China, yang menunjukkan pemulihan yang tidak merata selama dua tahun terakhir. Ini telah berkontribusi pada fluktuasi harga bijih besi yang terlihat bergerak antara $95 dan $130 per ton selama periode tersebut. Dengan harga saat ini sekitar $115, setiap data negatif dari China dapat dengan cepat menekan Dolar Australia. Dengan sinyal yang bertentangan ini, kami memperkirakan periode perdagangan yang bergejolak dan terikat rentang daripada pergerakan arah yang jelas. Bagi para pedagang derivatif, ini menunjukkan bahwa strategi yang menguntungkan dari volatilitas, seperti membeli straddles atau strangles, dapat efektif. Sebagai alternatif, menjual opsi out-of-the-money untuk mengumpulkan premi juga bisa menjadi strategi yang layak jika kami memperkirakan pergerakan akan terjebak antara level support dan resistance utama.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code