Dolar AS Dan Pasar Emas
Dolar AS tetap mendekati level terendah dalam dua bulan terakhir karena Federal Reserve mengambil sikap yang lebih mendukung, mendukung reli emas di atas $4.300. Indeks S&P 500 terus meningkat setelah pemotongan suku bunga Federal Reserve, memberikan dorongan pada berbagai sektor pasar. Litecoin yang diperdagangkan di atas $80, menghadapi tantangan untuk memperpanjang kenaikan, dengan data derivatif menunjukkan risiko tekanan posisi. Sementara itu, Aave bersiap untuk breakout karena harganya diperdagangkan di atas $204, mendekati pola bullish potensial. Dengan sektor layanan Inggris menunjukkan pertumbuhan nol, kita harus mempertimbangkan kemungkinan meningkatnya stagnasi ekonomi menjelang tahun baru. Data terbaru dari Kantor Statistik Nasional mengkonfirmasi kelemahan ini, dengan GDP kuartal ketiga 2025 yang direvisi turun menjadi -0,1%, mencerminkan perlambatan yang sebelumnya kita lihat pada tahun 2023. Ini menunjukkan potensi penurunan untuk aset-aset yang terfokus di Inggris, mengindikasikan perdagangan yang dapat memberikan keuntungan dari penurunan indeks FTSE 100.Dampak Pemotongan Suku Bunga Federal Reserve
Pemotongan suku bunga terbaru Federal Reserve AS adalah peristiwa utama yang mendorong pasar, melemahkan dolar AS. Indeks dolar (DXY) saat ini diperdagangkan di bawah 102, level yang menandakan sentimen negatif yang signifikan dan mencerminkan penempatan pasar untuk pelonggaran lebih lanjut. Lingkungan ini membuat sulit untuk bersikap optimis terhadap dolar, sehingga strategi opsi yang menguntungkan dari dolar yang menurun atau tertahan harus diutamakan. Dolar yang lemah dan sikap dovish Fed memberikan dorongan kuat bagi emas, yang mendorong ke titik tertinggi baru. Kami melihat pola serupa pada akhir 2023 dan awal 2024 ketika harapan akan perubahan sikap Fed mengirim emas ke titik tertinggi yang saat itu merupakan rekor. Pedagang derivatif harus melihat posisi bullish, seperti membeli opsi call atau kontrak berjangka, untuk mengikuti momentum ini. Kebijakan dovish ini juga meningkatkan saham AS, dengan S&P 500 menunjukkan kekuatan yang berkelanjutan. Alat CME FedWatch sekarang menunjukkan probabilitas lebih dari 70% untuk pemotongan suku bunga lainnya menjelang akhir kuartal pertama 2026, yang kemungkinan akan menjaga sentimen positif di pasar saham. Kita harus mempertimbangkan untuk menggunakan kontrak berjangka indeks atau opsi untuk mempertahankan eksposur panjang ke pasar yang lebih luas, terutama di sektor non-teknologi yang paling diuntungkan dari biaya pinjaman yang lebih rendah. Situasi dengan Pound Sterling lebih kompleks mengingat kombinasi dari ekonomi Inggris yang lemah dan dolar AS yang lemah. Ini telah menjaga pasangan GBP/USD dalam kisaran yang relatif ketat di bawah 1.3400, karena tidak ada mata uang yang menunjukkan tanda-tanda kekuatan yang jelas. Perdagangan opsi volatilitas seperti straddle pada pasangan ini bisa menjadi cara untuk memainkan potensi breakout tanpa memilih arah tertentu.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.