Dampak Potensial pada Pemerintahan Takaichi
Ancaman terbesar bagi pemerintahan Takaichi adalah ketidakstabilan finansial, terutama lemahnya Yen yang terus berlanjut, yang dapat mempengaruhi peringkat persetujuan pemerintah. Pengamat mengharapkan pengakuan pemerintah terhadap risiko ini dan pendekatan berhati-hati terhadap kebijakan fiskal. Tanpa tanda-tanda yang jelas mengenai kehati-hatian ini dalam kebijakan fiskal, intervensi pasar valuta asing mungkin tidak berhasil. Jika pengumuman anggaran hari Jumat gagal untuk mengatasi kekhawatiran ini, penjualan JGB mungkin akan terus berlanjut di samping penurunan lebih lanjut pada Yen. Kami melihat tekanan besar di pasar keuangan Jepang saat memasuki minggu-minggu terakhir tahun 2025. Penjualan Surat Utang Pemerintah Jepang telah mendorong imbal hasil 10 tahunnya ke 2,10%, level yang belum pernah terjadi sejak 1999. Ini menciptakan hambatan signifikan bagi Yen, yang saat ini berjuang di sekitar 162,50 terhadap dolar.Kekhawatiran Kebijakan Moneter
Kecemasan pasar berasal dari respons lambat Bank of Japan terhadap inflasi yang terus-menerus, yang menunjukkan data terbaru berpegang teguh di angka 3,1%. Kenaikan suku bunga kecil oleh BoJ ke 0,75% dianggap tidak cukup, terutama dengan lebih banyak pengeluaran pemerintah yang direncanakan untuk paruh pertama tahun depan. Kombinasi kebijakan fiskal yang longgar dan kebijakan moneter yang berhati-hati adalah resep untuk mata uang yang lebih lemah. Bagi trader derivatif, lingkungan ini menandakan volatilitas tinggi, menjadikan strategi opsi sangat relevan. Risiko yang jelas adalah penurunan tiba-tiba lebih lanjut pada Yen, yang akan merugikan peringkat persetujuan tinggi pemerintah. Buat akun VT Markets live Anda dan mulai perdagangan sekarang.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.