HSBC menilai bagaimana pemangkasan suku bunga Bank of England dapat berdampak negatif pada poundsterling Inggris.

    by VT Markets
    /
    Dec 22, 2025
    HSBC menilai dampak pemotongan suku bunga terbaru oleh Bank of England terhadap poundsterling. Laporan tersebut menunjukkan bahwa siklus pelonggaran dari BoE mungkin menyebabkan GBP tertinggal dibandingkan mata uang lain seperti AUD dan NZD, yang diperkirakan akan mengalami kenaikan suku bunga. BoE telah mengurangi suku bunga kebijakannya sebesar 25 basis poin menjadi 3,75% pada 18 Desember, yang menandai pemotongan keenam dalam siklus pelonggaran saat ini. Meskipun pemotongan tersebut, pertemuan memiliki nada hawkish, dengan petunjuk yang menandakan bahwa pelonggaran kebijakan di masa depan dapat lebih diperdebatkan.

    Ekspektasi untuk Pemotongan Suku Bunga Lebih Lanjut

    Dengan ekspektasi adanya pemotongan suku bunga yang berlanjut pada 2026, kemungkinan GBP akan berkinerja lebih buruk dibandingkan mata uang G10 lainnya. Mata uang seperti AUD dan NZD sudah memiliki suku bunga kebijakan netral atau diperkirakan akan mengalami kenaikan. Kami melihat Bank of England memotong suku bunga kebijakannya minggu lalu menjadi 3,75%, pemotongan keenam dalam siklus ini. Tindakan ini menciptakan perbedaan yang jelas dengan bank sentral lain seperti yang ada di Australia dan Selandia Baru. Kebijakan mereka diperkirakan akan semakin ketat, bukan semakin longgar. Perbedaan kebijakan ini berakar pada data ekonomi terbaru, yang memberi kami keyakinan pada tren tersebut. Pembacaan inflasi terbaru Inggris untuk November 2025 melambat menjadi 2,1%, yang membenarkan pemotongan BoE, sementara inflasi kuartal ketiga di Australia dan Selandia Baru tetap tinggi di atas 4,5%. Dengan pandangan ini, kami percaya bahwa memposisikan diri untuk melemahnya Sterling lebih lanjut terhadap dolar Australia dan Selandia Baru adalah strategi utama. Ini dapat melibatkan penjualan kontrak berjangka GBP/AUD dan GBP/NZD. Perbedaan suku bunga yang memperlebar harus terus menekan pasangan mata uang ini lebih rendah menjelang tahun baru.

    Model Historis Perbedaan Kebijakan

    Kami telah melihat pola serupa di masa lalu, seperti tren kuat dolar AS dari 2014 hingga 2016 ketika Federal Reserve memberikan sinyal pengetatan sementara ECB dan Bank of Japan melakukan pelonggaran. Periode perbedaan kebijakan itu memberikan model historis untuk apa yang bisa terjadi dengan Pound sekarang. Tren semacam ini bisa kuat dan bertahan selama berbulan-bulan. Komentar BoE bahwa pelonggaran di masa depan adalah “panggilan yang lebih dekat” menimbulkan ketidakpastian, yang harus kami kelola. Bagi para trader opsi, ini berarti volatilitas implisit pada pasangan GBP mungkin tetap tinggi, membuat strategi seperti membeli opsi put pada pound berpotensi mahal tetapi efektif. Ketidakpastian ini akan menjadi faktor kunci untuk diperhatikan menjelang pertemuan Januari 2026.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code