Poin-poin penting Ekonomi
Indeks Harga Konsumen AS untuk bulan November lebih rendah dari yang diharapkan, mengarah pada harapan yang terbatas terhadap kebijakan dovish Fed. Data PDB Q3 AS yang akan datang menjadi sorotan, diharapkan menunjukkan pertumbuhan tahunan sebesar 3.2%, turun dari 3.8% pada kuartal sebelumnya. Kinerja Dolar Australia membaik seiring meningkatnya ekspektasi inflasi, menunjukkan potensi peningkatan suku bunga oleh Reserve Bank of Australia. Ekspektasi Inflasi Konsumen naik menjadi 4.7% dari 4.5%. Notulen pertemuan kebijakan RBA diperkirakan akan memberikan wawasan tentang proyeksi suku bunga Australia. Dolar Australia menunjukkan kekuatan signifikan terhadap Dolar AS, dan kami melihat ini sebagai tren kunci menuju tahun baru. Inti dari pergerakan ini adalah perbedaan kebijakan antara Reserve Bank of Australia, yang mungkin perlu menaikkan suku bunga, dan Federal Reserve, yang diperkirakan akan tetap bertahan. Perbedaan ini menciptakan peluang jelas bagi trader yang bertaruh pada penguatan AUD. Kekuatan Aussie ini tidak hanya tentang suku bunga; ini juga didukung oleh pasar komoditas yang kuat. Kontrak berjangka bijih besi, ekspor penting Australia, telah naik kembali di atas $130 per ton dalam beberapa minggu terakhir di tengah tanda-tanda permintaan industri yang stabil dari China. Ini memberikan dukungan fundamental bagi rally mata uang saat ini.Acara Ekonomi yang Akan Datang
Minggu ini, perhatian kami tertuju pada dua acara kunci: notulen pertemuan RBA dan data PDB Q3 AS. Kami akan mencari bahasa hawkish dalam notulen RBA, yang dapat membenarkan pembelian opsi beli AUD/USD. Data PDB AS yang lebih lemah dari yang diharapkan di bawah 3.2% kemungkinan akan melemahkan Dolar AS lebih lanjut. Kasus untuk perlambatan ekonomi AS semakin kuat, yang mendukung pandangan kami. Kami mencatat bahwa penjualan ritel AS pada bulan November 2025 hampir datar, dan klaim pengangguran awal menunjukkan tren naik melalui bulan Desember 2025, rata-rata sekitar 240.000. Data ini menunjukkan bahwa Fed mungkin memiliki ruang yang lebih sedikit untuk tetap agresif dibandingkan dengan RBA. Di pasar derivatif, sentimen bullish ini sudah mulai terbentuk. Risk reversal satu bulan untuk AUD/USD telah berbalik positif, menunjukkan bahwa trader sekarang membayar premi untuk opsi beli dibandingkan opsi jual. Ini menunjukkan konsensus yang berkembang bahwa momentum naik Aussie masih akan berlanjut. Kami telah melihat pengaturan pasar serupa di masa lalu, seperti selama beberapa bagian tahun 2021, di mana kekuatan ekonomi relatif dan harga komoditas memungkinkan proyeksi kebijakan RBA berbeda dari Fed. Mengingat data inflasi saat ini dari Australia, pola ini tampaknya terulang. Trader harus bersiap agar AUD terus tampil lebih baik, terutama jika data yang akan datang mengkonfirmasi perbedaan ekonomi ini.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.