Alat Kebijakan Moneter
Bank sentral Cina menggunakan berbagai alat kebijakan moneter seperti Suku Bunga Reverse Repo Tujuh Hari, Fasilitas Pinjaman Jangka Menengah, intervensi valuta asing, dan Rasio Cadangan Wajib. Suku Bunga Utama Pinjaman, suku bunga acuan Cina, juga berdampak signifikan terhadap suku bunga pinjaman, hipotek, dan tabungan, yang mempengaruhi nilai tukar Renminbi. Ada 19 bank swasta di Cina, yang merupakan bagian kecil dari sistem keuangannya. Bank swasta terbesar termasuk WeBank dan MYbank, yang didukung oleh Tencent dan Ant Group. Mereka muncul setelah perubahan kebijakan tahun 2014 yang memungkinkan pemberi pinjaman swasta sepenuhnya didanai oleh modal swasta di sektor keuangan yang sebagian besar dikelola negara. Keputusan bank sentral untuk menetapkan nilai tukar yuan lebih kuat, tetapi tidak sekuat yang diperkirakan pasar, adalah sinyal yang jelas. Ini menunjukkan bahwa sementara otoritas merasa nyaman dengan beberapa penguatan yuan, mereka akan aktif mencegah apresiasi yang cepat. Pendekatan terkelola ini menunjukkan mereka menyeimbangkan aliran modal dengan kebutuhan untuk sektor ekspor yang kompetitif. Kita harus mempertimbangkan tindakan ini dalam konteks data ekonomi terbaru dari November 2025, yang menunjukkan produksi industri Cina tumbuh sebesar 4,9% dibandingkan tahun sebelumnya, melampaui ekspektasi. Namun, penjualan ritel tetap lesu, menunjukkan bahwa permintaan domestik belum cukup kuat untuk menjadi mesin pertumbuhan utama. Oleh karena itu, menjaga mata uang yang stabil dan kompetitif tetap menjadi poin-poin penting dalam kebijakan untuk mendukung ekonomi ekspor.Inflasi AS dan Implikasi Perdagangan
Pada saat yang sama, data terbaru dari Amerika Serikat menunjukkan bahwa inflasi inti terus melambat, meningkatkan kemungkinan bahwa Federal Reserve akan mulai memangkas suku bunga pada kuartal pertama 2026. Pandangan ini memberikan tekanan menurun pada dolar AS terhadap sebagian besar mata uang. Kombinasi antara melemahnya dolar dan yuan yang dikelola menciptakan lingkungan perdagangan yang kompleks. Mengingat konflik ini antara dolar yang umumnya lebih lemah dan yuan yang terkontrol, kita harus mengharapkan volatilitas implisit dalam opsi USD/CNY tetap erat. Trader mungkin mempertimbangkan strategi yang menguntungkan dari penurunan perlahan dalam pasangan mata uang daripada penurunan tajam. Misalnya, menjual opsi call USD/CNY yang berada di luar uang bisa menjadi strategi yang layak untuk mengumpulkan premi sambil mengakui level 7.00 sebagai batas kebijakan yang signifikan.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.