Faktor yang Mempengaruhi AUD
Pada hari Selasa, AUD/USD naik sebesar 0,66%, seiring dengan pelemahan Dolar AS. Pasangan mata uang ini sedang menguji level tertinggi dalam 14 bulan berkat sentimen positif di pasar dan ekspektasi pemotongan suku bunga Fed di AS di masa depan. Dolar AS mengalami kesulitan di tengah perdagangan yang tipis akibat liburan, meskipun terdapat peningkatan GDP tahunan sebesar 4,3% pada kuartal ketiga. Kontrak berjangka menunjukkan dua pemotongan suku bunga Fed pada 2026, memberikan tekanan pada Dolar AS. Pasar Australia akan sepi pada hari Rabu karena liburan. AUD dipengaruhi oleh suku bunga, harga bijih besi, ekonomi China, neraca perdagangan, dan sentimen pasar secara keseluruhan. Suku bunga yang ditetapkan oleh Reserve Bank of Australia (RBA) mempengaruhi AUD, dengan suku bunga yang lebih tinggi mendukungnya. Kesehatan ekonomi China sangat penting karena hubungan perdagangan dengan Australia. Ekspor bijih besi, yang bernilai $118 miliar per tahun, juga mempengaruhi AUD. Neraca perdagangan yang positif memperkuat mata uang, sementara neraca yang negatif melemahkannya. Jika harga bijih besi naik, AUD biasanya akan meningkat nilainya, dipicu oleh permintaan yang lebih tinggi untuk mata uang tersebut. Kebijakan RBA tentang suku bunga dan langkah-langkah kuantitatif juga mempengaruhi nilai AUD.Lingkungan Perdagangan Saat Ini
Dengan AUD/USD yang menguji level tertinggi sejak Oktober 2024, tren saat ini jelas menunjukkan kenaikan. Faktor utama adalah pelemahan Dolar AS, karena kita sekarang memperhitungkan pemotongan suku bunga Federal Reserve yang signifikan untuk 2026. Perbedaan kebijakan ini, dengan Reserve Bank of Australia diharapkan untuk tetap menahan suku bunga atau bahkan menaikkannya, memberikan angin segar bagi pasangan ini. Bagi trader derivatif, ini menunjukkan posisi untuk kenaikan lebih lanjut terhadap Dolar Australia, mungkin melalui pembelian opsi beli yang akan jatuh tempo pada kuartal pertama 2026. Strategi ini memungkinkan kita untuk memanfaatkan momentum naik yang diharapkan sambil menentukan risiko maksimum kita. Aksi pasar saat ini di likuiditas liburan yang tipis mirip dengan apa yang kita amati pada akhir 2023 ketika pasangan ini juga melonjak tajam menjelang akhir tahun. Kekuatan Dolar Australia semakin didukung oleh harga komoditas kunci, faktor yang harus selalu kita pantau. Harga bijih besi telah kuat, baru-baru ini diperdagangkan di atas $140 per ton dengan harapan akan permintaan yang berkelanjutan dari langkah-langkah stimulus China. Dukungan fundamental untuk syarat perdagangan Australia ini memberi kita lebih banyak keyakinan bahwa kenaikan mata uang ini bukan hanya cerita tentang pelemahan Dolar AS. Namun, kita harus berhati-hati tentang kesehatan ekonomi China. Data terbaru, seperti Caixin Manufacturing PMI yang kesulitan untuk tetap di atas level ekspansif 50, menunjukkan adanya pemulihan yang rapuh. Penurunan tiba-tiba dalam aktivitas ekonomi China bisa dengan cepat membalikkan sentimen dan membatasi kenaikan Dolar Australia.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.