Performa Mata Uang Minggu Ini
Dalam performa mata uang minggu ini, USD turun sebesar 0.63% terhadap mata uang utama lainnya. Dolar AS terutama berkinerja kurang baik terhadap Dolar Selandia Baru, yang mengalami kenaikan sebesar 1.75%. Analisis teknikal menunjukkan USD/CHF mengalami kesulitan berada di bawah Rata-rata Bergerak Eksponensial 20-hari sebesar 0.7966. Franc Swiss berkinerja lebih baik selama minggu yang dipersingkat oleh liburan, mempertahankan level perdagangan yang lebih tinggi. Indeks Kekuatan Relatif 14-hari, yang berada pada angka 31, menandakan momentum yang lemah untuk USD/CHF. Tren bearish yang berkelanjutan dapat melihat pasangan ini jatuh di bawah 0.7830 jika ditutup di bawah level tersebut. Keputusan moneter Federal Reserve berperan penting dalam penilaian USD. Pelonggaran kuantitatif cenderung melemahkan Dolar AS, sementara pengetatan kuantitatif umumnya memperkuatnya.Strategi untuk Trader
Dengan pasangan USD/CHF menunjukkan momentum menurun yang jelas, trader derivatif harus mempertimbangkan strategi yang menguntungkan dari penurunan harga. Fokus pasar adalah pada rencana Federal Reserve untuk memotong suku bunga tahun depan, menjadikan posisi bearish pada Dolar AS menarik. Sentimen ini cukup kuat untuk mengesampingkan angka pertumbuhan ekonomi AS yang solid. Kita lihat bahwa pasar sepenuhnya mengabaikan angka PDB kuartal ketiga yang kuat sebesar 4.3%. Ini disebabkan oleh angka inflasi terbaru yang melambat ke tingkat tahunan 3.1% pada bulan November, memberikan jalur yang jelas bagi Fed untuk mulai melonggarkan kebijakan. Proyeksi terbaru dari bank sentral, yang menunjukkan lebih dari satu pemotongan suku bunga, menjadi penggerak utama di sini. Di sisi lain, Franc Swiss mendapatkan keuntungan dari gambaran inflasi yang jauh lebih sehat. Indeks harga konsumen terbaru Swiss menunjukkan inflasi hanya 1.4%, jauh lebih rendah dibandingkan di Amerika Serikat. Ini mengurangi tekanan pada Bank Nasional Swiss untuk memotong suku bunga mereka sendiri, menambah kekuatan relatif Franc. Untuk trader yang berharap pasangan ini menguji level dukungan 0.7830, membeli opsi put dengan harga strike sekitar 0.7850 atau lebih rendah menawarkan strategi dengan risiko yang terdefinisi. Pendekatan ini memungkinkan trader untuk memanfaatkan penurunan ke depan dalam beberapa minggu mendatang. Momentum yang lemah, yang dikonfirmasi dengan membaca RSI mendekati 31, mendukung pandangan bearish ini. Pendekatan lain melibatkan menjual spread opsi call dengan batas dekat rata-rata bergerak 20-hari sebesar 0.7966. Strategi ini ditujukan bagi mereka yang percaya bahwa pasangan ini tidak hanya akan turun tetapi juga gagal untuk naik secara signifikan selama periode perdagangan liburan yang tipis. Ini memungkinkan trader untuk mengumpulkan premi dari harapan bahwa potensi kenaikan pasangan dibatasi.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.