Keputusan Suku Bunga Bank of England
Bank of England baru-baru ini memotong suku bunga menjadi 3.75% dengan suara 5:4, tetap pada kebijakan pelonggaran bertahap. Inflasi Inggris menurun menjadi 3.2% tahun ke tahun pada bulan November, dengan spekulasi mengenai lebih banyak pemotongan suku bunga pada 2026. Secara teknis, pasangan GBP/USD berada di 1.3513, mempertahankan tren positif jangka pendek. Indikator teknis menunjukkan kemungkinan terjadinya konsolidasi jika tekanan pada pasangan ini mereda, dengan resistance diidentifikasi pada level Fibonacci retracement penting. Keputusan suku bunga BoE, yang diambil pada delapan pertemuan setiap tahun, sangat penting dalam menentukan sentimen terhadap Pound Sterling. Pandangan dovish biasanya mengarah pada efek negatif terhadap nilai mata uang ini. Pound terus menguat terhadap Dolar AS menjelang liburan, mencapai titik tertinggi dalam tiga bulan. Hal ini didorong oleh keyakinan bahwa Federal Reserve akan lebih agresif dalam menurunkan suku bunga pada 2026 dibandingkan Bank of England. Dengan inflasi inti AS tercatat pada 3.5% di bulan Oktober 2025, pasar sudah memperkirakan pemotongan oleh Fed, meskipun dengan angka GDP yang kuat.Indikator Ekonomi AS
Meskipun pertumbuhan PDB AS dilaporkan sebesar 4.3% untuk kuartal ketiga 2025, pasar kerja yang mendasari tampak lemah, mendukung argumen untuk pelonggaran oleh Fed. Sebagai contoh, laporan Non-Farm Payrolls pada bulan November 2025 menunjukkan peningkatan hanya 155.000 pekerjaan, yang menunjukkan pendinginan di pasar tenaga kerja. Kelemahan ini membuat trader ragu untuk bertaruh pada kekuatan Dolar AS, menunjukkan bahwa menjual dalam kenaikan indeks DXY futures bisa menjadi strategi yang layak dalam beberapa minggu ke depan. Sebaliknya, Bank of England tampak lebih berhati-hati, setelah memberikan pemotongan yang dipilih dengan suara tipis sebesar 25 basis poin baru-baru ini pada 18 Desember 2025. Inflasi Inggris tetap stagnan di 3.2%, jauh di atas target 2%, yang membatasi seberapa cepat BoE dapat melonggarkan kebijakan. Perbedaan kebijakan ini adalah alasan utama untuk mempertimbangkan posisi bullish pada Pound, seperti membeli opsi call GBP/USD yang kedaluwarsa awal 2026. Menilai grafik, kita harus berhati-hati dalam jangka pendek karena Indeks Kekuatan Relatif (RSI) berada di wilayah overbought di atas 70. Ini menunjukkan bahwa rally terbaru Pound mungkin sudah melampaui batas dan membutuhkan jeda, terutama dengan volume perdagangan liburan yang tipis. Mungkin bijaksana untuk menunggu penurunan menuju level 1.3400 untuk memulai posisi panjang baru atau menggunakan opsi spread untuk mendefinisikan risiko terhadap pembalikan tiba-tiba.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.