Di tengah aktivitas perdagangan yang menurun, Poundsterling Inggris melemah terhadap Dolar AS akibat efek liburan

    by VT Markets
    /
    Dec 24, 2025
    GBP/USD sedikit melemah ketika Dolar AS mendapatkan dukungan kecil di pasar yang sepi karena liburan. Pasangan ini diperdagangkan sekitar 1.3500, setelah sempat mencapai puncak intraday di dekat 1.3534, yang merupakan yang terkuat sejak 19 September. Data pasar tenaga kerja AS memberikan sinyal yang campur aduk dengan Klaim Pengangguran Awal di angka 214K, lebih rendah dari perkiraan, sementara Klaim Berlanjut naik menjadi 1.923 juta. Rata-rata empat minggu Klaim Awal sedikit menurun menjadi 216.75K. Meskipun ada lonjakan jangka pendek, Dolar AS tetap berada di bawah tekanan karena ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mulai melonggarkan kebijakan hingga 2026.

    Pergerakan Indeks Dolar AS

    Indeks Dolar AS berada di sekitar 97.95, sedikit di atas level terendahnya sejak awal Oktober. Ekspektasi pasar memperkirakan Fed akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan Januari, dengan kemungkinan kecil terjadi pemotongan suku bunga. Ketua Fed Jerome Powell menyebutkan kesiapan Fed untuk mengamati perkembangan ekonomi yang akan datang. Di Inggris, Bank of England (BoE) diharapkan mengambil pendekatan hati-hati terhadap perubahan kebijakan 2026. UBS memprediksi dua pemotongan suku bunga sebesar 25 basis poin kemungkinan akan dilakukan pada awal 2026, yang dapat membawa Suku Bunga Bank menjadi sekitar 3,25%. Inflasi layanan yang persisten dan pertumbuhan upah yang tinggi mungkin memperlambat laju pelonggaran BoE. Ketenangan pasar saat liburan ini menawarkan jendela yang berharga untuk menyusun posisi menjelang beberapa minggu ke depan. Kami melihat perbedaan yang jelas antara jalur yang diharapkan dari Federal Reserve menuju pelonggaran dan sikap BoE yang lebih hati-hati. Perbedaan mendasar ini kemungkinan akan menjadi penggerak utama bagi GBP/USD ketika kita memasuki awal 2026.

    Pandangan Dolar AS dan Sterling

    Kami telah melihat Dolar AS tetap lemah meskipun ada beberapa data ekonomi yang tangguh, seperti pembacaan akhir PDB Q3 2025 yang solid di angka 2.1%. Namun, dengan angka CPI inti bulan November yang terus menurun ke 2.8%, pasar sudah memasukkan ekspektasi pemotongan suku bunga Fed untuk tahun depan. Ekspektasi luas ini menjaga agar tidak ada lonjakan dolar yang signifikan dan mendukung kekuatan relatif pound. Di sisi lain Atlantik, dukungan untuk Sterling didasarkan pada gambaran inflasi yang lebih gigih. Angka CPI Inggris terbaru untuk bulan November tetap tinggi di 3.5%, memberi Bank of England alasan untuk berhati-hati dalam melakukan pemotongan suku bunga dengan cepat. Ketahanan ini memperkuat pandangan kami bahwa BoE akan tertinggal dari Fed dalam siklus penurunan suku bunga, menjaga pound tetap didukung. Untuk trader derivatif, ini menunjukkan bahwa membeli opsi call pada GBP/USD bisa menjadi strategi yang layak untuk menangkap potensi kenaikan di kuartal pertama 2026. Volatilitas implisit saat ini rendah karena periode liburan, sehingga opsi relatif murah. Kami ingat dengan lingkungan volatilitas rendah serupa di akhir 2023, yang mendahului pergerakan tren signifikan di awal 2024.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code