Di Arab Saudi, harga emas meningkat, berdasarkan data yang dikumpulkan awal bulan ini.

    by VT Markets
    /
    Dec 30, 2025
    Emas Sebagai Aset Pelindung Bank sentral, khususnya dari negara berkembang seperti China, India, dan Turki, adalah pemegang emas terbesar. Pada tahun 2022, mereka membeli 1.136 ton, jumlah tertinggi yang tercatat, setara dengan sekitar $70 miliar. Emas biasanya memiliki hubungan terbalik dengan Dolar AS dan Surat Utang AS. Dolar yang lebih lemah dapat mendorong harga emas naik, sementara ketidakstabilan global dapat meningkatkan nilainya karena statusnya sebagai aset pelindung. Suku bunga juga mempengaruhi emas, di mana suku bunga yang lebih rendah umumnya mendukung kenaikan harga. Kenaikan Harga Emas di Arab Saudi Kami melihat harga emas naik, dengan logam ini sekarang di SAR 526,08 per gram saat kami menutup tahun ini. Pergerakan ini terjadi di tengah pertumbuhan global yang melambat dan ketidakpastian geopolitik yang terus berlanjut selama sebagian besar tahun 2025. Bagi trader derivatif, pergerakan harga ini menunjukkan semakin tingginya minat terhadap aset pelindung menjelang tahun baru. Pasar kini sedang menghargai potensi pemotongan suku bunga dari Federal Reserve AS untuk pertengahan 2026, sebuah pergeseran besar dari siklus pengetatan yang berakhir pada tahun 2024. Sebagai aset yang tidak memberikan hasil, emas menjadi lebih menarik ketika suku bunga diperkirakan akan turun. Pandangan ini mendukung untuk mempertimbangkan opsi call jangka panjang atau bull call spread pada kontrak berjangka emas untuk kuartal-kuartal mendatang. Sentimen ini diperkuat oleh Indeks Dolar AS, yang telah bergerak di bawah angka 101 selama sebulan terakhir. Dengan data inflasi AS dari November 2025 menunjukkan angka membandel 2,8%, peran ganda emas sebagai pelindung terhadap kelemahan mata uang dan inflasi semakin diperkuat. Ketidakstabilan dolar lebih lanjut dapat memberikan angin segar bagi emas. Kami juga harus mencatat permintaan yang terus kuat dari bank sentral, sebuah tren yang konsisten sejak pembelian rekor tahun 2022. Laporan dari Dewan Emas Dunia mengonfirmasi bahwa bank-bank sentral secara global menambahkan lebih dari 950 ton ke cadangan mereka melalui tiga kuartal pertama tahun 2025. Permintaan yang mendasari ini memberikan level dukungan yang solid, berpotensi membatasi risiko penurunan bagi mereka yang memegang posisi jangka panjang. Dengan persimpangan ekonomi saat ini, volatilitas kemungkinan akan tetap tinggi dalam beberapa pekan mendatang. Lingkungan ini bisa menguntungkan bagi trader yang menggunakan strategi seperti long straddles, yang menghasilkan keuntungan dari pergerakan harga yang signifikan ke arah mana pun. Kami akan memantau volatilitas tersirat pada opsi emas untuk kuartal pertama tahun 2026 untuk menemukan titik masuk yang optimal.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code