Suplai Uang M3 di India menurun dari 9,9% menjadi 9,3% pada bulan Desember.

    by VT Markets
    /
    Dec 30, 2025
    Pasokan uang M3 India menurun dari 9,9% menjadi 9,3% per 8 Desember. Penurunan ini dapat memengaruhi faktor ekonomi seperti inflasi dan suku bunga, yang mungkin menunjukkan berkurangnya likuiditas dalam perekonomian. Artikel ini disediakan oleh FXStreet, yang menawarkan analisis dan wawasan keuangan. Perlu dicatat bahwa FXStreet menyarankan untuk melakukan penelitian menyeluruh sebelum mengambil keputusan keuangan, karena informasi ini dimaksudkan untuk tujuan informasi dan membawa risiko serta ketidakpastian.

    Penurunan Pasokan Uang

    Penurunan terbaru dalam pertumbuhan pasokan uang M3 India menjadi 9,3% menunjukkan bahwa likuiditas dalam sistem keuangan semakin ketat. Kita melihat aliran uang yang lebih sedikit di seluruh perekonomian, yang biasanya menjadi hambatan bagi pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, para trader harus menyesuaikan strategi mereka untuk kuartal pertama 2026 untuk mengantisipasi perlambatan ini. Kontraksi moneter ini kemungkinan merupakan respons langsung terhadap inflasi yang terus-menerus, yang terlihat pada data CPI November 2025 yang mencapai 5,8%, masih jauh di atas zona nyaman Bank Sentral India. RBI mempertahankan suku bunga repo utamanya pada 6,5% dalam pertemuan terakhirnya pada 2025, yang menegaskan komitmennya untuk mengekang tekanan harga. Ini menunjukkan bahwa taruhan derivatif pada pemotongan suku bunga awal 2026 mungkin terlalu dini. Bagi trader di derivatif ekuitas, lingkungan ini memerlukan kewaspadaan pada indeks India seperti Nifty 50. Likuiditas yang lebih ketat dan suku bunga yang tinggi membuat biaya pinjaman bagi perusahaan menjadi lebih mahal, yang dapat mempengaruhi harga saham. Kita mungkin mempertimbangkan strategi yang menguntungkan dari pergerakan menyamping atau turun, seperti menjual opsi call di luar uang.

    Dampak pada Pasar Valuta Asing

    Melihat pasar valuta asing, lingkungan suku bunga tinggi seharusnya secara teoretis mendukung Rupee India. Namun, penurunan pasokan uang menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang lebih lemah ke depan, yang dapat membatasi kekuatan INR terhadap dolar AS. Trader opsi dapat melihat strategi yang mempertaruhkan pasangan USD/INR tetap dalam rentang stabil dalam beberapa minggu mendatang. Kita telah melihat pola ini sebelumnya pada akhir 2023, ketika perlambatan serupa dalam pertumbuhan pasokan uang mendahului periode konsolidasi pasar. Preseden sejarah tersebut menunjukkan bahwa minggu-minggu awal 2026 mungkin ditandai dengan volatilitas yang lebih rendah dan perdagangan dalam rentang daripada pergerakan arah yang kuat. Ini menjadikan saat ini sebagai waktu yang penting untuk mengevaluasi kembali eksposur terhadap aset dengan pertumbuhan tinggi. Buat akun VT Markets Anda yang aktif dan mulai trading sekarang.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code