Wawasan Pertemuan Federal Reserve
Notulen Pertemuan Federal Reserve baru-baru ini mengindikasikan potensi pemotongan suku bunga lebih lanjut, meskipun perubahan aktual tergantung pada data inflasi. Ini mencerminkan keterbukaan umum untuk mengeksplorasi suku bunga yang lebih rendah di antara anggota FOMC. Presiden AS Donald Trump mengkritik Ketua Fed yang keluar, Jerome Powell, karena tidak mengurangi suku bunga lebih cepat. Dia mengangkat Powell selama masa jabatannya yang pertama dan tetap vokal tentang frustrasinya. Rata-rata Dow Jones Industrial Average (DJIA) terdiri dari 30 saham utama AS dan dihitung berdasarkan harga. Ini dipengaruhi oleh pendapatan perusahaan, data ekonomi global, dan suku bunga, dengan Teori Dow digunakan untuk analisis tren. Metode perdagangan termasuk ETF, kontrak berjangka, dan kontrak opsi, menawarkan berbagai pendekatan untuk berpartisipasi dalam indeks. Kami melihat perdagangan liburan yang sangat tipis, yang dapat menyebabkan pergerakan harga yang tidak menentu dalam beberapa minggu ke depan. Volume perdagangan pada indeks utama hampir 40% di bawah rata-rata 90 hari, yang berarti pesanan besar dapat bergerak pasar secara tidak proporsional. Lingkungan likuiditas rendah ini menunjukkan perlunya kehati-hatian pada posisi baru hingga partisipasi kembali pada bulan Januari.Kondisi Pasar dan Harapan Masa Depan
Fed memberikan sinyal pemotongan suku bunga untuk 2026, tetapi langkah mereka terhambat hingga inflasi mereda. Data inti PCE terbaru untuk November 2025 mencatat angka 2,8%, masih jauh di atas target 2% bank sentral. Ini berarti sentimen dovish (mendorong penurunan suku bunga) tergantung pada data di masa depan, menciptakan ketidakpastian yang dapat membatasi rally signifikan untuk saat ini. Mengingat ketidakpastian ini, kami melihat indeks VIX meningkat menjadi 15,5, menunjukkan peningkatan permintaan akan asuransi portofolio. Rasio put/call CBOE juga naik, menunjukkan trader membeli lebih banyak put untuk melindungi dari kemungkinan penurunan di tahun baru. Posisi defensif ini di pasar opsi merupakan sinyal kunci adanya ketegangan yang mendasari. Tekanan politik pada Federal Reserve menambah lapisan ketidakpastian untuk kuartal pertama tahun 2026. Kritik baru Presiden Trump terhadap Ketua Fed Powell dapat memperkenalkan volatilitas mendadak jika pasar menganggap ada ancaman terhadap independensi Fed. Trader harus memantau situasi ini dengan cermat karena dapat memicu pergerakan tajam yang menghindari risiko dengan sedikit peringatan.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.