Di tengah sesi perdagangan Eropa, pasangan AUD/USD berada di sekitar 0,6680, menunjukkan potensi pergerakan naik.

    by VT Markets
    /
    Dec 31, 2025
    Pasangan AUD/USD turun menjadi sekitar 0.6680 selama sesi perdagangan Eropa pada hari Rabu ketika Indeks Dolar AS mencapai titik tertinggi mingguan yang baru. Notulen FOMC menunjukkan kecenderungan pembuat kebijakan untuk melakukan pemotongan suku bunga lebih lanjut guna mengurangi tekanan di pasar tenaga kerja, meskipun baru saja dilakukan penurunan suku bunga sebesar 25 poin dasar menjadi antara 3.50%-3.75%. Indeks Dolar AS, yang memantau USD terhadap enam mata uang utama, mencapai hampir 98.35. Notulen FOMC menunjukkan bahwa sebagian besar peserta lebih memilih sikap netral untuk mencegah penurunan pasar tenaga kerja. Sebaliknya, Dolar Australia tetap berada pada level perdagangan yang lebih rendah menjelang tahun 2025, dengan data inflasi menjadi perhatian utama untuk 2026.

    Tinjauan Teknis

    Secara teknis, AUD/USD diperdagangkan sedikit lebih rendah sekitar 0.6685 tetapi tetap di atas Rata-rata Bergerak Eksponensial (EMA) 20-hari yang meningkat di 0.6651. Indeks Kekuatan Relatif (RSI) 14-hari yang positif di 61 menunjukkan momentum naik. Penutupan yang berkelanjutan di atas rata-rata yang meningkat dianggap sebagai lanjutan dari kemajuan, dengan penutupan harian di atas 0.6725 mengarah ke 0.6800. Notulen FOMC yang diterbitkan oleh Federal Reserve memberikan wawasan tentang kebijakan suku bunga AS di masa depan, mempengaruhi kekuatan USD. Diterbitkan tiga minggu setelah keputusan kebijakan, mereka membimbing pandangan ekonomi dan reaksi pasar.

    Pengaruh Kebijakan Moneter

    Kami melihat ini sebagai sinyal penting, terutama dengan data terbaru dari November 2025 menunjukkan tingkat pengangguran AS naik menjadi 4.1%. Fed telah dengan jelas menyatakan tujuannya adalah untuk mencegah kelemahan pasar kerja, menguatkan keyakinan kami bahwa jalurnya menuju suku bunga yang lebih rendah. Secara historis, kebijakan dovish Fed memberikan tekanan penurunan pada dolar AS. Di sisi lain, Bank Sentral Australia menghadapi masalah yang berbeda dengan inflasi yang terus menerus. Angka kuartalan terbaru dari 2025 menunjukkan inflasi Australia tetap tinggi di 3.8%, jauh di atas rentang target. RBA telah menyatakan siap untuk menaikkan suku bunga lagi jika ini berlanjut hingga 2026. Perbedaan kebijakan yang berkembang antara Fed yang memangkas suku bunga dan RBA yang mungkin menaikkan suku bunga menciptakan kasus kuat bagi AUD/USD untuk bergerak lebih tinggi dalam beberapa minggu mendatang. Gambar teknis mendukung pandangan ini, dengan pasangan tersebut bertahan di atas rata-rata 20-hari yang meningkat. Kami melihat setiap penurunan menuju level 0.6650 sebagai peluang beli potensial.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code