Dalam sesi perdagangan liburan yang tenang, Indeks Dolar AS (DXY) turun di bawah 98,30.

    by VT Markets
    /
    Dec 31, 2025
    Indeks Dolar AS (DXY) mengalami sedikit peningkatan selama sesi akhir tahun yang tenang. DXY mencapai tinggi 98.44 sebelum diperdagangkan mendekati 98.25 di awal sesi AS. Saat ini, DXY sekitar 2% di bawah puncak November di 100.40 dan diperkirakan akan mengalami penurunan tahunan hampir 10%, menandai kinerja terlemahnya dalam delapan tahun. Kekhawatiran mengenai kebijakan perdagangan AS dan perlambatan ekonomi telah memperkuat posisi pendek pada Dolar AS. Tekanan politik pada Federal Reserve telah mempengaruhi independensinya yang dipersepsikan, menimbulkan keraguan tentang status Dolar AS sebagai cadangan global. Federal Reserve sedang berada di tengah siklus pelonggaran moneternya, kontras dengan suku bunga tetap dari bank sentral lainnya. Dinamika ini menunjukkan tekanan yang terus berlanjut pada Dolar.

    Dampak Klaim Pengangguran AS

    Menjelang akhir tahun, volume perdagangan rendah, namun laporan klaim pengangguran mingguan AS berpotensi mempengaruhi pasar FX. Aplikasi tunjangan pengangguran diperkirakan akan meningkat menjadi 220 ribu dari 214 ribu, memberikan risiko penurunan bagi USD. Dolar AS adalah mata uang yang paling banyak diperdagangkan di dunia, dengan 88% dari total perdagangan valuta asing global, sekitar $6,6 triliun setiap hari. Nilainya sangat tergantung pada kebijakan moneter Federal Reserve, termasuk penyesuaian suku bunga dan langkah-langkah seperti pelonggaran atau pengetatan kuantitatif. Kami melihat Dolar AS kemungkinan akan tetap berada di bawah tekanan saat memasuki 2026. Pemotongan suku bunga Federal Reserve yang berkelanjutan, dengan tiga pengurangan sudah terjadi pada 2025, kontras dengan bank-bank sentral lainnya seperti ECB, yang telah mempertahankan suku bunga tetap selama enam bulan. Perbedaan suku bunga ini membuat memegang dolar kurang menarik bagi investor yang mencari pengembalian. Tanda-tanda perlambatan ekonomi semakin jelas, dengan revisi produk domestik bruto (PDB) kuartal ketiga 2025 menjadi pertumbuhan tahunan yang lemah sebesar 0.8%. Dengan angka inflasi November yang turun menjadi 2.3%, kami percaya bahwa Fed memiliki ruang untuk lebih banyak pemotongan, memperkuat pandangan negatif. Bagi para trader derivatif, ini bisa berarti mempertimbangkan opsi put pada DXY atau menjual kontrak berjangka untuk bulan-bulan mendatang. Data klaim pengangguran terbaru, yang sedikit lebih buruk dari yang diharapkan pada 225.000 untuk minggu penuh terakhir bulan Desember, mendukung pandangan negatif terhadap dolar. Secara historis, pasar tenaga kerja yang melemah telah mendahului pelonggaran lebih lanjut dari Fed, seperti yang terlihat pada periode menjelang resesi 2001 dan 2008. Ini menunjukkan bahwa kekuatan dolar jangka pendek di pasar liburan yang tenang dapat menjadi kesempatan untuk membangun posisi bearish.

    Dampak Kebijakan Perdagangan dan Tekanan Politik

    Kekhawatiran yang berkelanjutan mengenai kebijakan perdagangan dan tekanan politik pada Federal Reserve juga merupakan faktor kunci bagi kami. Ketidakpastian semacam ini sering kali mengarah pada volatilitas yang lebih tinggi, membuat strategi opsi seperti straddles atau strangles berpotensi berguna bagi trader yang mengantisipasi pergerakan harga yang lebih besar pada awal 2026. Lingkungan ini mengikis kepercayaan dan dapat terus membebani nilai dolar.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code