Hilangnya Momentum
Angka PMI Desember sebesar 52,2 mengkonfirmasi hilangnya momentum di sektor manufaktur Irlandia. Meskipun masih dalam fase ekspansi, penurunan bulan kedua berturut-turut ini menunjukkan tren pendinginan menjelang tahun baru. Ini memberi sinyal kehati-hatian terhadap ekuitas Irlandia dan dapat mendorong pertimbangan opsi put perlindungan pada indeks ISEQ 20 untuk melindungi terhadap kemungkinan penurunan. Perlambatan ini memperumit gambaran bagi Bank Sentral Eropa, terutama ketika kita melihat kembali inflasi yang persisten di seluruh zona euro pada akhir tahun 2025. Data terbaru Eurostat menunjukkan inflasi HICP sebesar 2,4%, yang masih menantang target suku bunga ECB. Perbedaan antara pertumbuhan yang melambat dan inflasi yang membandel menciptakan ketidakpastian seputar keputusan suku bunga di masa depan, menjadikan swap suku bunga jangka panjang sebagai area fokus yang potensial. Kita juga harus mempertimbangkan pasar ekspor utama Irlandia, yang menunjukkan tanda-tanda kelemahan menjelang akhir tahun lalu. Data awal Q4 2025 menunjukkan sedikit kontraksi dalam pesanan industri Jerman, yang merupakan tujuan penting bagi barang-barang manufaktur Irlandia. Ini dapat menimbulkan tekanan ke bawah pada Euro, menunjukkan perdagangan yang mendukung pound atau dolar, seperti membeli opsi put EUR/GBP.Konteks Sejarah
Pola ini mengingatkan kita pada perlambatan yang kita alami pada tahun 2023, di mana penurunan awal dalam pembacaan PMI sering terjadi sebelum volatilitas pasar yang lebih luas. Mengingat konteks sejarah ini, meningkatkan paparan terhadap volatilitas itu sendiri bisa menjadi strategi yang bijaksana. Kami akan memantau opsi pada indeks VSTOXX, karena ini bisa mengalami kenaikan yang signifikan jika kelemahan manufaktur ini menyebar ke seluruh Eropa.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.