Dampak Ekonomi Pada Emas
Keputusan AS untuk memanfaatkan pengaruhnya atas minyak Venezuela semakin memperburuk ketegangan. Selain itu, harapan akan pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve AS mendukung harga emas, karena suku bunga yang lebih rendah mengurangi biaya kesempatan memegang emas dibandingkan dengan aset yang memberikan bunga. Sementara itu, partisipan pasar menantikan laporan PMI Manufaktur ISM AS dan data Nonfarm Payroll (NFP) minggu ini. Bank sentral, terutama di negara-negara seperti China, India, dan Turki, telah menjadi pembeli utama emas, mengakumulasi 1,136 ton pada 2022, akuisisi tahunan terbesar yang tercatat. Hubungan terbalik emas dengan Dolar AS dan obligasi berarti bahwa emas sering naik ketika aset-aset ini jatuh. Faktor eksternal, seperti ketidakstabilan geopolitik dan dinamika pasar, sering kali mendorong harga emas, memperkuat statusnya sebagai pelindung di saat ketidakpastian keuangan. Pergerakan tajam di atas $4,350 merupakan respons langsung terhadap eskalasi geopolitik besar antara AS dan Venezuela. Kita harus memperkirakan bahwa volatilitas yang tersirat akan tetap tinggi dalam beberapa minggu ke depan, menjadikan strategi opsi sangat relevan. Ini bukan tren bertahap tetapi sebuah kejutan bagi sistem, sehingga sikap defensif sangat penting. Kami melihat penerbangan menuju keamanan yang serupa selama gejolak awal di Eropa Timur pada tahun 2022, ketika harga emas naik lebih dari 10% hanya dalam beberapa minggu. Preseden historis ini menunjukkan bahwa reli saat ini mungkin memiliki momentum berkelanjutan saat pasar mencerna dampak penuh dari penguasaan AS atas minyak Venezuela. Oleh karena itu, pedagang harus berhati-hati tentang mengabaikan langkah kuat awal ini.Reaksi Pasar
Risiko geopolitik ini diperkuat oleh sikap dovish Federal Reserve, dengan pemotongan suku bunga masih diharapkan. Suku bunga yang lebih rendah mengurangi daya tarik untuk memegang Obligasi AS dan dolar, yang secara langsung menguntungkan emas. Kombinasi antara ketakutan geopolitik dan kebijakan moneter yang mendukung menciptakan dorongan kuat bagi logam mulia. Laporan Nonfarm Payroll yang mendatang pada hari Jumat ini adalah peristiwa penting, dengan konsensus pasar berada pada angka yang lemah yaitu 57,000 pekerjaan. Kita harus mencatat bahwa laporan akhir untuk November 2025 menunjukkan penambahan yang lebih sehat yaitu 150,000 pekerjaan, sehingga ketidakpastian besar di area bawah akan mengonfirmasi lemahnya ekonomi dan kemungkinan akan mengangkat harga emas lebih tinggi. Namun, angka yang kuat bisa memicu penurunan tajam tetapi mungkin hanya sementara. Dasar dari seluruh gerakan ini adalah permintaan yang berkelanjutan dari lembaga resmi untuk logam tersebut. Bank sentral global dilaporkan menambahkan 337 ton lagi ke cadangan mereka pada kuartal terakhir 2025, melanjutkan tren de-dollarization yang telah kita saksikan selama bertahun-tahun. Pembelian yang terus menerus ini memberikan dasar yang solid bagi harga, membatasi potensi kedalaman dari penjualan yang mungkin terjadi. Dengan ketidakpastian dan momentum yang meningkat, membeli opsi call atau menerapkan strategi bull call spread bisa menjadi strategi yang efektif. Ini memungkinkan partisipasi dalam kenaikan harga lebih lanjut sambil mendefinisikan dengan jelas potensi kerugian maksimum. Strategi seperti ini akan mendapatkan manfaat dari situasi geopolitik yang semakin buruk atau laporan pekerjaan AS yang lemah.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.