Di tengah ketegangan geopolitik, West Texas Intermediate diperdagangkan sekitar $57,30, meningkat di atas $57,00 karena kerusuhan di Venezuela.

    by VT Markets
    /
    Jan 5, 2026
    Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik menjadi sekitar $57,30 pada Senin pagi karena ketegangan geopolitik. Penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro oleh AS meningkatkan kekhawatiran tentang gangguan pasokan, yang berkontribusi pada kenaikan harga minyak. Pemerintah AS, tanpa persetujuan Kongres, memulai “serangan besar” terhadap Venezuela. Tindakan ini, dan perubahan yang mungkin terjadi dalam produksi minyak Venezuela, telah mempengaruhi pasar. American Petroleum Institute (API) akan merilis laporan penting pada hari Selasa yang dapat mempengaruhi harga WTI.

    Sikap OPEC di Tengah Ketegangan Geopolitik

    OPEC+ telah mempertahankan produksi minyak tetap stabil di tengah ketegangan geopolitik ini. Kelompok ini menghindari membahas krisis yang mempengaruhi anggotanya. Minyak WTI merupakan jenis minyak mentah berkualitas tinggi yang dianggap sebagai tolok ukur di pasar minyak. Faktor-faktor seperti pertumbuhan global, ketidakstabilan politik, dan keputusan-entitas seperti OPEC dapat mempengaruhi harga WTI. Laporan inventaris dari API dan Badan Informasi Energi (EIA) memberikan wawasan tentang pasokan dan permintaan. Keputusan OPEC tentang kuota produksi sering memiliki efek signifikan pada harga minyak. Nilai Dolar AS juga mempengaruhi harga WTI karena minyak diperdagangkan dalam Dolar AS. Dolar yang lebih lemah membuat minyak lebih terjangkau bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain.

    Penyesuaian Pasar dan Tren Terkini

    Lonjakan harga tersebut, bagaimanapun, terbukti bersifat sementara karena produsen lain mengimbangi gangguan tersebut. Produksi Venezuela, yang sudah rendah, telah jatuh di bawah 400.000 barel per hari, tetapi pasar global sebagian besar telah menyerap kerugian ini. Pada pertengahan 2025, perhatian pasar kembali beralih ke permintaan ekonomi global dan kebijakan OPEC+. Saat ini, WTI diperdagangkan pada level yang jauh lebih tinggi sekitar $82, terutama karena OPEC+ mempertahankan pemotongan produksinya hingga akhir tahun lalu. Namun, ada tanda-tanda kelemahan, karena laporan EIA minggu lalu menunjukkan adanya kenaikan inventaris kejutan sebesar 2,1 juta barel, menunjukkan permintaan mungkin mulai melemah. Badan Energi Internasional juga telah sedikit menurunkan perkiraan pertumbuhan permintaan 2026, mengutip perlambatan dalam data manufaktur Tiongkok. Bagi para pedagang, ini menciptakan lanskap harga tinggi yang disertai dengan meningkatnya ketidakpastian tentang permintaan. Membeli opsi put jangka panjang bisa menjadi cara yang relatif murah untuk melindungi diri dari kemungkinan perlambatan ekonomi yang dapat menurunkan harga pada kuartal kedua. Strategi ini akan melindungi risiko penurunan sementara posisi dipegang. Dengan ketegangan antara pasokan OPEC+ yang ketat dan kemungkinan permintaan yang melemah, volatilitas diperkirakan akan meningkat. Kami mengantisipasi pergerakan harga tajam menjelang rilis data penting, terutama laporan API yang akan datang dan pertemuan OPEC+ pada 1 Februari. Pedagang mungkin mempertimbangkan strategi seperti straddles atau strangles untuk mendapatkan keuntungan dari pergerakan harga yang signifikan ke arah mana pun, tanpa bertaruh pada arah itu sendiri.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code