Faktor Dukungan Euro
Euro bisa mendapatkan dukungan terhadap Dolar karena perbedaan kebijakan moneter antara Bank Sentral Eropa dan Federal Reserve. ECB mempertahankan suku bunga tetap pada Desember 2025, menunjukkan kemungkinan tidak ada perubahan, sementara Presiden ECB Christine Lagarde menyebut ketidakpastian sebagai tantangan untuk panduan ke depan. Ketika pasar keuangan berada dalam kondisi “risiko-tinggi,” para investor mengejar aset-aset berisiko tinggi, meningkatkan mata uang yang terhubung dengan komoditas seperti Dolar Australia dan Dolar Kanada. Dalam skenario “risiko-rendah”, aset yang lebih aman seperti obligasi dan mata uang seperti Dolar AS, Yen Jepang, dan Franc Swiss lebih disukai, karena investor mencari keamanan di tengah ketidakpastian. Beberapa mata uang berkembang di ekonomi yang didorong komoditas selama periode risiko-tinggi, sementara mata uang utama seperti Dolar AS menguat selama fase risiko-rendah. Langkah yang dipimpin AS di Venezuela mendorong gerakan “risiko-rendah”, memindahkan modal ke tempat aman seperti Dolar AS. Ini telah mendorong pasangan EUR/USD turun menuju level 1.1700, sebuah area teknis penting yang telah kami perhatikan sejak menjadi dukungan akhir tahun lalu. Kami melihat penghindaran risiko ini tercermin di seluruh pasar, dengan Indeks Volatilitas CBOE (VIX) melonjak lebih dari 35% untuk diperdagangkan di atas 26 untuk pertama kalinya dalam beberapa bulan.Kekuatan Dolar dan Strategi Pasar
Mengingat ketidakpastian saat ini, Dolar kemungkinan akan tetap kuat dalam beberapa hari mendatang, mungkin mendorong EUR/USD lebih jauh turun. Lonjakan harga minyak mentah WTI di atas $95 per barel akan semakin rumit, menambah tekanan inflasi sementara kekhawatiran akan pertumbuhan global meningkat. Untuk saat ini, trader harus mempertimbangkan strategi yang menguntungkan dari volatilitas ini dan potensi kelemahan lebih lanjut euro, seperti membeli opsi jual jangka pendek. Namun, kita tidak boleh mengabaikan fundamental mendasar yang dapat membalikkan tren ini dengan cepat. Pasar masih memperhitungkan dua pemotongan suku bunga Federal Reserve untuk tahun 2026, dengan futures dana Fed menunjukkan probabilitas lebih dari 80% pemotongan pertama terjadi pada pertemuan bulan Maret. Ekspektasi ini menjadi hambatan signifikan bagi Dolar begitu ketegangan geopolitik saat ini mulai mereda. Ini kontras dengan Bank Sentral Eropa, yang kami lihat pada bulan Desember 2025 memberikan sinyal niat kuat untuk mempertahankan suku bunga pada tingkat yang sama untuk periode yang lama. Perbedaan kebijakan yang tumbuh antara Fed yang dovish dan ECB yang netral harus memberikan dukungan kuat untuk euro dalam jangka menengah. Jadi, setiap penurunan berlebihan di bawah 1.1700 bisa menjadi peluang untuk memposisikan diri untuk rebound nanti di kuartal pertama.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.