Faktor-faktor yang Mempengaruhi Dolar Australia
Beberapa faktor mempengaruhi kinerja Dolar Australia. Keputusan suku bunga Bank Sentral Australia memainkan peran penting. Faktor lain termasuk harga Bijih Besi, yang merupakan ekspor utama Australia, dan kondisi ekonomi Tiongkok, mitra dagang terbesarnya. Selain itu, tingkat inflasi Australia, laju pertumbuhan, dan Neraca Perdagangan juga berpengaruh. Kebijakan suku bunga Bank Sentral Australia berdampak langsung pada Dolar Australia. Suku bunga yang lebih tinggi mendukung nilai mata uang, sedangkan suku bunga yang lebih rendah berlawanan. RBA juga menggunakan pelonggaran kuantitatif atau pengetatan untuk mempengaruhi kondisi kredit. Kesehatan ekonomi Tiongkok merupakan penentu utama nilai Dolar Australia. Ekonomi Tiongkok yang kuat meningkatkan permintaan untuk ekspor Australia, mengakibatkan penguatan AUD. Sebaliknya, kinerja ekonomi Tiongkok yang lemah dapat menyebabkan penurunan nilai AUD. Harga Bijih Besi, ekspor terbesar Australia, juga mempengaruhi AUD. Kenaikan harga meningkatkan mata uang, sementara penurunan harga memiliki efek sebaliknya. Neraca Perdagangan yang positif, dengan pendapatan ekspor lebih tinggi dari biaya impor, mendukung AUD. Penurunan terbaru PMI Jasa Tiongkok menjadi 52.0 pada bulan Desember 2025 mengonfirmasi tren melambat yang kami amati. Meskipun masih berada dalam wilayah ekspansi, penurunan yang konsisten memberi tekanan pada Dolar Australia, yang telah turun menjadi 0.6685. Data ini menunjukkan bahwa kita harus berhati-hati terhadap eksposur jangka panjang terhadap AUD di masa mendatang. Kelemahan ini diperburuk oleh faktor lain yang terlihat di awal tahun 2026. Harga bijih besi, ekspor kunci Australia, telah melunak dari puncaknya di tahun 2025, dengan futures di Bursa Komoditas Dalian menunjukkan penurunan di bawah $130 per ton karena permintaan Tiongkok yang melemah. Selain itu, setelah mempertahankan suku bunga selama sebagian besar tahun lalu, pasar kini memperkirakan kemungkinan pemotongan suku bunga yang lebih tinggi dari Bank Sentral Australia pada pertengahan tahun, menambah tekanan bagi mata uang.Outlook Ekonomi Global
Lingkungan global juga beralih ke sentimen berhati-hati, didorong oleh ketegangan geopolitik. Kami melihat peralihan ke keamanan Dolar AS, yang tidak hanya membebani AUD tetapi juga mata uang besar lainnya seperti Euro dan Pound. Suasana pasar yang lebih luas ini membuat mata uang yang sensitif terhadap risiko seperti Dolar Australia sangat rentan terhadap penurunan lebih lanjut. Mengingat latar belakang ini dan meningkatnya volatilitas pasar, kita harus mempertimbangkan untuk membeli opsi put pada pasangan AUD/USD. Ini memungkinkan kita untuk mendapatkan keuntungan dari penurunan lebih lanjut sambil jelas mendefinisikan risiko maksimal kita. Meningkatnya volatilitas implisit membuat opsi menjadi lebih mahal, tetapi juga mencerminkan kemungkinan nyata dari fluktuasi harga yang lebih besar dalam beberapa minggu mendatang. Untuk mengelola biaya opsi yang lebih tinggi, kita bisa menggunakan strategi seperti bear put spreads. Ini melibatkan membeli satu opsi put dan secara bersamaan menjual opsi put lain pada harga strike yang lebih rendah, mengurangi pengeluaran awal. Strategi ini akan menguntungkan jika AUD/USD terus menurun secara bertahap namun tetap di atas harga strike yang lebih rendah saat jatuh tempo.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.