Di tengah ketegangan AS-Venezuela, Indeks Dolar AS melewati 98,50, dengan data ISM PMI yang akan datang

    by VT Markets
    /
    Jan 5, 2026
    Indeks Dolar AS telah naik di atas 98.50 karena meningkatnya permintaan sebagai tempat aman di tengah ketegangan antara AS dan Venezuela. Ini terjadi setelah AS menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro, dengan rencana untuk transisi yang aman di bawah pengawasan AS. Para pedagang menunggu rilis data ISM Manufacturing PMI, yang dapat mempengaruhi gerakan pasar lebih lanjut. Menanggapi ketegangan geopolitik, Dolar AS telah menguat, diperdagangkan sekitar 98.60 selama jam Asia pada hari Senin. Peristiwa terbaru termasuk serangan besar-besaran AS ke Venezuela, dan kemungkinan intervensi militer jika Presiden sementara Delcy Rodríguez tidak memenuhi tuntutan AS. Sementara itu, dua pemotongan suku bunga Federal Reserve diantisipasi pada tahun 2026 setelah penyesuaian suku bunga sebelumnya pada tahun 2025.

    Dampak Federal Reserve

    Keputusan Federal Reserve tentang suku bunga dan kebijakan moneter berdampak signifikan pada Dolar AS. Mandat Fed untuk mengendalikan inflasi dan mendorong lapangan kerja dicapai dengan menyesuaikan suku bunga. Pelonggaran kuantitatif (QE) dan pengetatan kuantitatif (QT) juga merupakan langkah kebijakan yang tidak standar yang digunakan oleh Fed, yang mempengaruhi nilai dolar tergantung pada kondisi likuiditas. Dolar AS, mata uang global terpenting, menyumbang lebih dari 88% dari perputaran valas global. Dolar menjadi mata uang cadangan dunia setelah Perang Dunia II, menggantikan Pound Inggris, dan dulunya didukung oleh emas hingga 1971. Kekuatan langsung dalam Indeks Dolar AS, yang kini diperdagangkan sekitar 98.60, merupakan hasil langsung dari situasi yang berkembang di Venezuela. Kita melihat fenomena klasik di mana pedagang memindahkan modal ke aset AS selama masa ketidakpastian global. ISM Manufacturing PMI yang akan datang akan menjadi ujian besar pertama dari kekuatan dolar ini terhadap data ekonomi yang mendasarinya. Dengan adanya komentar tentang “Operasi Kolombia” dan ketidakstabilan di Meksiko dan Kuba, kita harus mengharapkan volatilitas yang meningkat dalam beberapa minggu mendatang. Bagi pedagang derivatif, ini menunjukkan bahwa strategi yang menguntungkan dari pergerakan harga, seperti long straddles pada pasangan mata uang utama, bisa lebih efektif daripada taruhan arah sederhana.

    Pertimbangan Pasar

    Meskipun kenaikan dolar saat ini, kita harus ingat perubahan kebijakan Federal Reserve yang dovish pada tahun 2025, ketika mereka memotong suku bunga tiga kali. Pemotongan ini adalah respons terhadap tingkat pengangguran yang meningkat menjadi 4.3% di kuartal keempat dan inflasi inti PCE yang tetap tinggi di sekitar 3.1%, yang masih jauh di atas target. Pasar saat ini memprediksi kemungkinan tinggi dari setidaknya dua pemotongan suku bunga lagi sebelum akhir 2026. Pandangan jangka panjang untuk dolar semakin kabur dengan berakhirnya masa jabatan Jerome Powell sebagai Ketua Fed pada bulan Mei. Calon baru diharapkan lebih mendukung siklus pemotongan suku bunga yang lebih agresif, yang memberi tekanan turun yang berkelanjutan pada dolar untuk paruh kedua tahun ini. Ini menciptakan konflik yang jelas antara kekuatan jangka pendek yang dipicu oleh geopolitik dan kelemahan jangka menengah yang dipicu oleh kebijakan.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code