Ikhtisar Pasar Valuta Asing
EUR/USD tetap lesu di bawah 1.1700, dengan data ekonomi Eropa yang akan datang. GBP/USD juga merosot di bawah 1.3450, menjelang rilis data Inggris. Sementara itu, USD/JPY tidak berubah di sekitar 157.00, dengan Bank of Japan diperkirakan akan mempertahankan arah suku bunganya. Dalam pasar keuangan, “risk-on” menunjukkan optimisme dan membeli aset yang lebih berisiko, sementara “risk-off” menunjukkan kehati-hatian dengan investasi yang lebih aman. Selama “risk-on,” mata uang seperti AUD, CAD, dan NZD naik karena ketergantungan pada komoditas. Dalam skenario “risk-off,” Dolar AS, Yen, dan Franc Swiss biasanya menguat karena dianggap aman dan stabil. Mengikuti aksi militer AS di Venezuela, kita berada dalam lingkungan “risk-off” klasik. Guncangan geopolitik ini membuat trader mencari keamanan, yang menjelaskan lonjakan Dolar AS. Kita memperkirakan volatilitas menjadi tema utama, dengan indeks VIX yang kemungkinan akan melewati 30, tingkat yang tidak dipertahankan sejak stres perbankan regional yang kita lihat pada 2023.Dampak dan Strategi Perdagangan
Kekuatan dolar mengalahkan narasi pasar terbaru. Bulan lalu, pada Desember 2025, pasar futures memprediksi lebih dari 70% kemungkinan potongan suku bunga Federal Reserve lebih lanjut pada kuartal pertama, namun peristiwa ini telah mengubah pandangan itu sepenuhnya. Trader sebaiknya mempertimbangkan untuk membeli opsi beli pada Indeks USD untuk mengikuti momentum pelarian ke keamanan ini. Dampak paling langsung akan terasa di pasar energi, karena Venezuela adalah anggota OPEC. Kita dapat mengharapkan futures minyak mentah WTI naik di atas $100 per barel minggu ini, menciptakan pergerakan tajam pada saham energi dan mata uang terkait. Kita melihat reaksi serupa, meski lebih kecil, terhadap ketegangan geopolitik di akhir 2023 ketika konflik di Timur Tengah menyebabkan lonjakan hampir 6% harga minyak dalam sehari. Dalam forex, pelarian ke dolar kemungkinan akan sangat mempengaruhi mata uang komoditas. Dolar Kanada sangat rentan karena hubungannya yang dekat dengan ekonomi AS dan ketergantungannya pada ekspor minyak, sehingga posisi panjang USD/CAD menjadi menarik. Sementara itu, USD/JPY mungkin tetap berada dalam kisaran tertentu karena status yen sebagai aset aman memberikan keseimbangan terhadap kekuatan dolar. Emas dan perak sangat diuntungkan dari ketidakpastian ini, berfungsi sebagai lindung nilai utama terhadap risiko geopolitik. Kenaikan harga emas menuju $4.500 per ounce mencerminkan ketakutan yang mendalam di pasar. Trader harus mengantisipasi tren ini berlanjut, menggunakan opsi beli pada ETF emas dan perak untuk mendapatkan eksposur terhadap potensi keuntungan lebih lanjut seiring berkembangnya situasi ini. Buat akun VT Markets langsung Anda dan mulai berdagang sekarang.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.