Detail Operasi di Venezuela
Operasi tersebut berlangsung tanpa persetujuan kongres, bertujuan untuk transisi di Venezuela. Menteri Luar Negeri Marco Rubio menekankan pengaruh daripada pemerintahan langsung, sementara Trump mengisyaratkan kemungkinan intervensi di wilayah tersebut jika tuntutan tidak dipenuhi. Peserta pasar menunggu pembaruan mengenai kebijakan Federal Reserve, setelah notulen rapat FOMC mengindikasikan kemungkinan menunda pemotongan suku bunga lebih lanjut. Spekulasi berkembang tentang pengangkatan ketua Fed baru yang dapat mengubah kebijakan menuju suku bunga yang lebih rendah. Dow Jones Industrial Average terdiri dari 30 saham utama AS dan dihitung berdasarkan harga. Ini dipengaruhi oleh pendapatan perusahaan, data makroekonomi, suku bunga, dan inflasi, yang mempengaruhi sentimen investor dan biaya bagi perusahaan. Teori Dow, yang didirikan oleh Charles Dow, mengidentifikasi tren pasar melalui DJIA dan DJTA. Perdagangan DJIA bisa melibatkan ETFs seperti SPDR DIA, kontrak futures, opsi, dan reksa dana.Volatilitas dan Pasar Energi
Dengan pasar yang mencerna intervensi militer di Venezuela, kita harus mengharapkan volatilitas meningkat dalam beberapa minggu mendatang. Indeks Volatilitas CBOE (VIX), yang merupakan ukuran utama dari turbulensi pasar yang diharapkan, sudah naik lebih dari 25% dalam seminggu terakhir dan diperdagangkan mendekati 18, naik dari level yang lebih tenang sekitar 14 yang terlihat di akhir 2025. Trader harus mempertimbangkan untuk membeli perlindungan, seperti opsi put pada S&P 500, untuk melindungi diri dari kemungkinan eskalasi atau kejutan negatif dari data ISM Manufacturing PMI hari ini. Dampak paling langsung dari ketegangan geopolitik adalah pada pasar energi, dengan WTI crude sudah melampaui $57 per barel. Risiko utama adalah gangguan terhadap hampir 800,000 barel produksi minyak harian Venezuela, skenario yang dapat mendorong harga lebih tinggi. Ini menjadikan opsi call pada perusahaan energi besar dan posisi panjang di kontrak futures minyak mentah strategi relevan untuk memanfaatkan ketidakpastian yang sedang berlangsung. Di luar krisis langsung, kita juga perlu memperhatikan Federal Reserve, karena pengganti Ketua Fed Jerome Powell pada bulan Mei akan menjadi perhatian besar. Prospek ketua yang lebih dovish dapat menurunkan ekspektasi suku bunga jangka panjang, yang akan menguntungkan sektor-sektor yang berorientasi pada pertumbuhan. Trader dapat melihat opsi call dengan tanggal jatuh tempo lebih lama pada Nasdaq 100 untuk memposisikan diri terhadap kemungkinan pergeseran kebijakan ini di akhir tahun. Dalam masa konflik, aliran modal berpindah menuju aset aman. Kita sudah melihat ini dengan harga Emas yang melesat di atas $4,400 per ons dan indeks Dolar AS (DXY) mencapai angka kuat 98.80. Terus memegang posisi dalam kontrak futures emas atau ETFs yang didukung emas dapat memberikan perlindungan, sementara dolar yang kuat dapat menciptakan hambatan bagi perusahaan industri multinasional yang bergantung pada penjualan luar negeri.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.