Kebijakan Moneter Bank Of England
Sebaliknya, Pound Sterling mendapatkan dukungan dari pendekatan hati-hati Bank of England terhadap pelonggaran moneter. Bank tersebut baru-baru ini menurunkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin menjadi 3.75% dan menandakan kelanjutan bertahap dari jalur ini, dengan pemotongan suku bunga yang diharapkan dalam waktu dekat. Inflasi di Inggris tetap tinggi, dengan CPI pada bulan November mencapai 3.2%, melebihi target 2%. Ini mendukung lintasan kebijakan yang hati-hati dari Bank of England. Sementara itu, suku bunga Bank Sentral Eropa yang tidak berubah dan panduan yang tidak pasti membatasi potensi Euro terhadap Pound. Pendekatan menunggu dan melihat ECB, di tengah ketidakpastian yang meningkat, menambah kurangnya visibilitas langkah kebijakan di masa depan. Dengan jatuhnya EUR/GBP ke titik terendah dua bulan sekitar 0.8690, kami melihat tren bearish yang jelas didorong oleh tekanan eksternal pada Euro. Meningkatnya ketegangan geopolitik di Eropa Timur, dengan serangan drone di wilayah Rusia, membangkitkan kembali kekhawatiran pasar tentang keamanan energi zona Euro. Ini membuat memiliki mata uang tunggal berisiko seiring ketidakpastian yang tumbuh.Indikator Ekonomi Inggris dan Zona Euro
Sikap hati-hati Bank of England ini dapat dipahami, mengingat betapa sulitnya inflasi yang sudah melampaui 4% sejak akhir 2023. Data terbaru menunjukkan PMI jasa Inggris untuk bulan Desember tetap stabil di 51.2, menunjukkan adanya ketahanan ekonomi yang mendukung jalur pelonggaran yang lebih lambat. Sebaliknya, indeks IFO Business Climate Jerman terbaru turun menjadi 85.1, menyoroti penurunan ekonomi yang dihadapi Euro. Perbedaan antara kebijakan Bank of England yang bergerak lambat dan sikap ECB yang tidak pasti menciptakan narasi menarik untuk Euro yang lebih lemah terhadap Pound. Celah kebijakan ini, yang mulai melebar selama paruh kedua tahun 2025, kini menjadi penggerak utama untuk pasangan mata uang ini. Kami percaya bahwa tren ini memiliki ruang untuk berlanjut dalam beberapa minggu ke depan. Outlook ini menunjukkan bahwa membeli opsi put pada EUR/GBP bisa menjadi strategi yang bijaksana, memungkinkan partisipasi dalam penurunan lebih lanjut sementara membatasi risiko terhadap premi yang dibayar. Dengan berita geopolitik yang kemungkinan menyebabkan pergerakan tajam, memiliki opsi memberikan perlindungan terhadap pembalikan yang tiba-tiba. Indeks VSTOXX, yang mengukur volatilitas zona Euro, telah naik 4% dalam beberapa hari pertama Januari 2026, menunjukkan bahwa trader memperkirakan lebih banyak gejolak. Dalam kondisi ketidakpastian yang meningkat, volatilitas implisit pada opsi EUR/GBP kemungkinan akan meningkat lebih lanjut. Trader mungkin mempertimbangkan untuk membentuk posisi bearish sebelum volatilitas naik dan membuat opsi menjadi lebih mahal. Sebuah bear put spread, yang melibatkan membeli opsi put dengan harga strike yang lebih tinggi dan menjual yang lebih rendah, bisa menjadi cara yang efektif untuk menurunkan biaya masuk untuk bertaruh pada penurunan yang terus berlanjut.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.