Dolar Australia naik sedikit menjadi 0,6700, didorong oleh data PMI AS yang lemah dan proyeksi RBA

    by VT Markets
    /
    Jan 5, 2026
    Pasangan AUD/USD diperdagangkan sekitar 0.6700, naik 0.10%, setelah dirilis data PMI AS. Dolar Australia yang menunjukkan ketahanan, terpengaruh oleh data ekonomi Tiongkok sebagai mitra dagang utama Australia. PMI Jasa Tiongkok sedikit turun menjadi 52.0 di bulan Desember, sementara PMI Manufaktur naik menjadi 50.1, menunjukkan sedikit pertumbuhan. Harapan akan pengetatan moneter mendukung Dolar Australia, dengan perhatian pada laporan CPI Australia yang akan datang pada 28 Januari.

    Dampak Perkembangan Geopolitik dan Ekonomi AS

    Di AS, Dolar awalnya menguat karena permintaan sebagai aset aman di tengah ketegangan geopolitik yang melibatkan Venezuela. Namun, ini berbalik ketika PMI Manufaktur ISM turun menjadi 47.9, menunjukkan kontraksi yang lebih cepat di sektor manufaktur AS. Pasar memperkirakan dua pemotongan suku bunga Fed lagi pada tahun 2026, dengan perhatian pada kemungkinan penunjukan Trump sebagai Ketua Fed. Notulen dari pertemuan Fed pada bulan Desember mengindikasikan jeda dalam pemotongan suku bunga lebih lanjut jika inflasi mereda. Peta panas menunjukkan perubahan persentase di antara mata uang utama. Dolar Australia terkuat terhadap Dolar Kanada, dengan kenaikan 0.36%. Mata uang dasar dan kutipan dalam peta membimbing perubahan persentase yang ditampilkan. Kita melihat AUD/USD tetap stabil di sekitar angka 0.6700, menunjukkan kekuatan meskipun ada berita bercampur dari Tiongkok. Dolar AS melemah setelah data manufaktur terbaru menunjukkan kontraksi yang lebih cepat di sektor tersebut. Kontras antara Dolar Australia yang tangguh dan Dolar AS yang melemah menciptakan peluang.

    Pengaruh Indikator Ekonomi Masa Depan

    Acara utama yang kita perhatikan adalah data inflasi Australia pada 28 Januari, yang bisa menjadi penggerak utama. Melihat kembali tahun 2025, kita melihat bahwa Bank Sentral Australia berjuang untuk menurunkan inflasi dari puncak siklus yang dialami di tahun-tahun sebelumnya. Jika angka CPI yang akan datang lebih tinggi dari yang diperkirakan, ini bisa mendorong RBA untuk menaikkan suku bunga kasnya yang sebesar 4.35% pada pertemuan 3 Februari, yang akan sangat mendukung Dolar Australia. Di sisi lain, ekonomi AS menunjukkan tanda-tanda jelas pelambatan, dan pasar memperkirakan dua pemotongan suku bunga lebih lanjut dari Federal Reserve tahun ini. PMI Manufaktur ISM AS kini sudah berada di wilayah kontraksi, di bawah 50, selama 14 bulan berturut-turut, sebuah tren yang memperkuat pandangan bahwa langkah selanjutnya Fed adalah melonggarkan kebijakan. Perbedaan yang semakin besar antara RBA yang cenderung hawkish dan Fed yang dovish mendukung tingkat pertukaran AUD/USD yang lebih tinggi. Untuk para trader, ini menyarankan bahwa membeli opsi call pada AUD/USD dengan tanggal kedaluwarsa Februari bisa menjadi strategi yang baik. Ini memungkinkan kita untuk mendapatkan keuntungan dari potensi pergerakan naik yang dipicu oleh data CPI Australia dan pertemuan RBA. Opsi memberikan risiko yang terdefinisi, melindungi kita jika data mengejutkan ke bawah.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code