Pada 16 Februari, cadangan devisa India turun menjadi $723,61 miliar dari sebelumnya $725,73 miliar.

    by VT Markets
    /
    Feb 27, 2026
    Cadangan devisa (cadangan mata uang asing) India turun menjadi $723,61 miliar untuk pekan yang berakhir pada 16 Februari. Angka ini turun dari $725,73 miliar pada pekan sebelumnya. Perubahan ini berarti cadangan turun sebesar $2,12 miliar dalam periode tersebut. Angka-angka ini dilaporkan dalam dolar AS. Kami mencatat penurunan kecil pada cadangan devisa India menjadi $723,61 miliar. Ini menunjukkan bank sentral kemungkinan menjual dolar AS untuk mencegah Rupee melemah melewati level penting. Langkah ini menunjukkan upaya mempertahankan Rupee, terutama karena dalam beberapa minggu terakhir Rupee menguji level 84,00 terhadap dolar AS. Bagi trader derivatif (instrumen keuangan turunan), ini memberi sinyal peluang untuk menjual opsi call (hak untuk membeli) dolar AS jangka pendek terhadap Rupee. Jika bank sentral menahan kenaikan, maka menjual call dengan harga kesepakatan (strike price) seperti 84,25 atau 84,50 untuk jatuh tempo (expiry) Maret bisa menjadi strategi yang layak untuk mendapatkan premi (biaya yang diterima penjual opsi). Ini adalah taruhan bahwa intervensi (campur tangan) bank sentral akan menahan pasangan mata uang (currency pair) agar tidak naik banyak dalam waktu dekat. Strategi ini didukung data domestik terbaru, dengan inflasi Januari 2026 bertahan di 5,2%, sehingga bank sentral punya alasan untuk memilih mata uang yang stabil agar tidak “mengimpor” tekanan harga (kenaikan harga dari barang impor akibat pelemahan mata uang). Komitmen Reserve Bank of India untuk mengelola volatilitas (naik-turun tajam harga) sudah dikenal luas. Sepanjang 2024 dan 2025, kami melihat pola serupa, ketika cadangan digunakan untuk menjaga Rupee tetap bergerak dalam rentang sempit meski pasar global berubah-ubah. Intervensi yang konsisten ini menekan volatilitas mata uang, dengan volatilitas tersirat (perkiraan volatilitas yang tercermin dari harga opsi) satu bulan untuk opsi USD/INR turun mendekati 2,8% baru-baru ini, level yang sangat rendah. Kondisi ini membuat strategi yang untung dari pergerakan dalam rentang (range-bound) lebih menarik daripada strategi yang bertaruh pada penembusan besar (breakout). Karena itu, penurunan cadangan ini sebaiknya dilihat bukan sebagai tanda melemah, tetapi sebagai bukti kehadiran aktif bank sentral di pasar.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code