Prospek Kebijakan The Fed
Ini menguatkan pandangan bahwa Federal Reserve (The Fed, yaitu bank sentral AS yang mengatur suku bunga) mungkin terpaksa berbalik arah lebih cepat dari perkiraan dari kebijakan ketatnya (kebijakan yang menahan ekonomi, misalnya dengan suku bunga tinggi untuk menekan inflasi). Pasar derivatif (instrumen keuangan “turunan” yang nilainya mengikuti aset/acuan lain) sudah mulai menghitung kemungkinan ini. Kontrak futures (kontrak berjangka untuk transaksi di masa depan dengan aturan harga tertentu) pada Fed Funds Rate (suku bunga acuan The Fed untuk pinjaman antarbank jangka sangat pendek) kini menunjukkan hampir 60% peluang pemangkasan suku bunga pada kuartal ketiga 2026. Trader (pelaku transaksi jual-beli jangka pendek) bisa mempertimbangkan posisi yang diuntungkan jika suku bunga turun di akhir tahun ini. Untuk pasar saham secara umum, pelemahan ekonomi ini menunjukkan sikap yang lebih defensif (lebih fokus melindungi modal) diperlukan. Kami mempertimbangkan membeli opsi put (kontrak yang memberi hak untuk menjual pada harga tertentu sebelum jatuh tempo, untuk untung saat harga turun) pada S&P 500 (indeks 500 saham besar AS), khususnya yang jatuh tempo pada Mei dan Juni, untuk melindungi dari potensi penurunan. Ini mirip dengan pergerakan pasar pada 2023 ketika kekhawatiran perlambatan memicu koreksi besar setelah periode kenaikan suku bunga yang berkelanjutan. Perlambatan ini memukul sektor tertentu lebih keras daripada yang lain, sehingga menciptakan peluang. Sektor pembangunan rumah, yang dilacak oleh ETF XHB (Exchange-Traded Fund, yaitu reksa dana yang diperdagangkan seperti saham dan mengikuti keranjang aset tertentu), sangat rentan terhadap turunnya aktivitas konstruksi dan melemahnya permintaan konsumen. Kami menilai posisi bearish (posisi yang diuntungkan saat harga turun), seperti membeli put pada XHB atau saham perusahaan pembangun rumah tertentu, kini masuk akal. Volatilitas pasar (tingkat naik-turun harga) juga penting dipantau. Dengan ketidakpastian ekonomi meningkat, indeks VIX (indeks “rasa takut” yang mengukur ekspektasi volatilitas pasar saham AS), yang saat ini dekat level rendah 15, terlihat terlalu murah dan bisa melonjak. Membeli opsi call VIX (kontrak yang memberi hak untuk membeli pada harga tertentu; untung jika VIX naik) atau futures VIX menawarkan cara langsung untuk mendapat keuntungan dari pasar yang berguncang dalam beberapa minggu ke depan.Tekanan pada Dolar ke Depan
Terakhir, perlambatan ekonomi AS bisa menekan dolar AS. Kami meninjau strategi opsi yang bertaruh melawan dolar, terutama opsi call pada pasangan mata uang seperti EUR/USD (nilai tukar euro terhadap dolar). Ini memberi cara lain untuk mengambil posisi atas pelemahan ekonomi yang pertama kali terlihat dari data November itu.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.