Harga Produsen AS Mengejutkan Lebih Tinggi
PPI inti (mengabaikan komponen yang sering bergejolak seperti makanan dan energi agar tren lebih jelas) naik 0,8% dibanding bulan sebelumnya, jauh di atas perkiraan 0,3%, dengan data Desember direvisi menjadi 0,6% dari 0,7%. PPI inti tercatat 3,6% dibanding setahun sebelumnya, naik dari 3,3% dan di atas perkiraan 3%. Indeks Dolar AS (DXY, ukuran kekuatan dolar terhadap beberapa mata uang utama) berada di sekitar 97,64 setelah turun dari sekitar 97,85. Pasar memperkirakan tidak ada perubahan suku bunga pada rapat The Fed (bank sentral AS) bulan Maret dan April, dengan peluang pemangkasan suku bunga pada Juni di bawah 50% dan Juli sekitar 68%, menurut CME FedWatch (alat yang memakai data pasar untuk memperkirakan peluang keputusan suku bunga). Di Jerman, CPI Februari (Indeks Harga Konsumen, ukuran inflasi di tingkat konsumen) naik 0,2% dibanding bulan sebelumnya, lebih rendah dari perkiraan 0,5% dan sebelumnya 0,1%, sementara CPI tahunan melambat ke 1,9% dari 2,1% dibanding perkiraan 2%. HICP (Indeks Harga Konsumen yang diselaraskan, standar inflasi yang dipakai di Uni Eropa agar bisa dibandingkan) naik 0,4% dibanding bulan sebelumnya, sedikit di bawah perkiraan 0,5% dan sebelumnya -0,1%, dengan tingkat tahunan 2% dibanding 2,1% sebelumnya. Melihat kembali periode ini pada 2025, kita melihat pasangan EUR/USD bertahan stabil dalam kisaran sempit di sekitar level 1,18. Saat ini kondisinya sangat berbeda, dengan pasangan ini diperdagangkan jauh lebih rendah di dekat 1,0750, mencerminkan penguatan dolar yang besar dalam dua belas bulan terakhir. Stabilitas dari awal 2025 akhirnya pecah dan membentuk tren yang jelas yang lebih menguntungkan dolar.Pergeseran Perkiraan Penurunan Suku Bunga
Gambaran inflasi juga berbalik, dan ini penting untuk posisi kita. Pada awal 2025, kita merespons inflasi harga produsen AS yang tinggi, dengan PPI inti tahunan mencapai 3,6%, sementara inflasi Jerman turun di bawah 2%. Sekarang, PPI inti AS terbaru untuk Januari 2026 sudah mendingin menjadi hanya 2,0% dibanding setahun sebelumnya, sedangkan inflasi utama Zona Euro tetap lebih sulit turun di 2,8%. Perubahan ini langsung memengaruhi perkiraan pasar tentang bank sentral dan pandangan kita terhadap derivatif suku bunga (instrumen keuangan yang nilainya dipengaruhi oleh perubahan suku bunga, misalnya kontrak swap atau futures suku bunga). Tahun lalu, pasar menunda perkiraan waktu pemangkasan suku bunga The Fed, dengan peluang pemangkasan Juni 2025 turun di bawah 50%. Sebaliknya, CME FedWatch Tool kini menunjukkan peluang lebih dari 90% untuk setidaknya satu kali pemangkasan suku bunga pada rapat Juni 2026, perubahan besar dalam sentimen pasar. Dengan kondisi seperti ini, strategi yang cocok saat pasar bergerak dalam kisaran sempit pada awal 2025 tidak lagi tepat. Kita perlu mengantisipasi bahwa perbedaan arah kebijakan ke depan—dengan The Fed diperkirakan memangkas suku bunga lebih dulu daripada Bank Sentral Eropa (ECB)—akan meningkatkan volatilitas mata uang (tingkat naik-turun harga yang lebih besar). Karena itu, menggunakan opsi (kontrak yang memberi hak membeli/menjual pada harga tertentu) untuk bertaruh bahwa EUR/USD masih akan turun, seperti membeli put (opsi untuk menjual) atau membuat put spread (strategi memakai dua put pada harga strike berbeda untuk membatasi biaya dan potensi hasil), terlihat lebih masuk akal daripada menjual volatilitas (strategi yang untung jika pergerakan harga tetap kecil). Buat akun live VT Markets Anda dan mulai trading sekarang.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.