Pound Sterling melemah karena PPI AS menguatkan dolar, sementara ketegangan di Timur Tengah dan spekulasi The Fed yang lebih hawkish meningkat

    by VT Markets
    /
    Feb 28, 2026
    GBP/USD turun sekitar 0,10% pada Jumat ke kisaran 1,3469–1,3470 setelah data inflasi AS mendukung Dolar AS dan mengurangi perkiraan bahwa Federal Reserve akan bersikap lebih lunak. Ketegangan di Timur Tengah juga meningkatkan permintaan Dolar sebagai aset yang lebih aman. PPI inti AS (Indeks Harga Produsen inti, ukuran kenaikan harga di tingkat produsen tanpa komponen yang paling bergejolak) untuk Januari naik ke 3,6% secara tahunan, di atas perkiraan 3% dan angka Desember 3,3%. PPI utama (angka keseluruhan) turun dari 3% menjadi 2,9% secara tahunan, dibandingkan perkiraan 2,6%.

    Reaksi Pasar Dan Perkiraan Suku Bunga

    Jasa perdagangan naik 2,5%, dan pasar uang masih memperkirakan penurunan suku bunga The Fed sebesar 56 basis poin hingga akhir tahun. (Basis poin adalah satuan perubahan suku bunga; 100 basis poin = 1%.) S&P 500 menuju bulan terburuk sejak Maret 2025. Laporan menyebut AS mengizinkan sebagian staf kedutaan dan keluarga untuk meninggalkan Israel dan Baghdad. Donald Trump mengatakan ia belum memutuskan soal Iran, dan berkata, “Saya tidak ingin, tetapi kadang Anda harus.” Di Inggris, kemenangan Partai Hijau di wilayah Manchester yang lama dikuasai Partai Buruh menambah tekanan pada Keir Starmer. Pasar memperkirakan peluang 84% Bank of England memangkas suku bunga pada Maret, dengan penurunan 25 basis poin yang diperkirakan. Secara teknikal (analisis berdasarkan grafik harga), GBP/USD tertahan di dekat 1,3500, dengan resistensi (area yang sering menahan kenaikan) di 1,3530/1,3560 dan support (area yang sering menahan penurunan) di sekitar 1,3450 dan 1,3400. Level lain mencakup 1,3360, 1,3300, 1,3630, dan 1,3680, dengan garis tren (garis pada grafik yang menghubungkan pergerakan harga untuk menunjukkan arah) dari 1,3035 dan 1,3869.

    Perbedaan Kebijakan Dan Implikasi Trading

    Lonjakan terbaru PPI AS ke 3,6% memperkuat pandangan bahwa Federal Reserve akan lambat menurunkan suku bunga. Ini sangat berbeda dengan Inggris, di mana pasar memperkirakan peluang 84% Bank of England menurunkan suku bunga pada Maret. Perbedaan kebijakan uang (kebijakan suku bunga dan pengaturan jumlah uang) AS dan Inggris yang makin lebar ini kemungkinan terus menekan pasangan GBP/USD. Data inflasi AS ini bukan kejadian tunggal; laporan CPI terbaru (Indeks Harga Konsumen, ukuran inflasi dari sisi harga yang dibayar konsumen) juga menunjukkan inflasi inti bertahan di 3,4%, jauh di atas target The Fed. Sebaliknya, inflasi Inggris baru turun ke 2,1% pada laporan terakhir, sehingga lebih mudah bagi Bank of England untuk membenarkan pelonggaran kebijakan. Perbedaan arah inflasi ini mendukung dolar yang lebih kuat dibanding pound. Risiko geopolitik yang meningkat di Timur Tengah dan penurunan minat pada aset berisiko juga mendorong dana ke Dolar AS yang dianggap lebih aman. Kita melihat S&P 500 mengalami bulan terburuk sejak Maret 2025, karena antusiasme awal terhadap AI (kecerdasan buatan) tampaknya mulai mereda. Kondisi risk-off (saat pelaku pasar menghindari risiko dan memilih aset aman) ini memberi dukungan tambahan bagi dolar. Dengan latar ini, kita bisa mempertimbangkan membeli opsi put pada GBP/USD untuk bersiap jika harga turun. (Opsi put adalah kontrak yang memberi hak untuk menjual pada harga tertentu; umumnya untung jika harga turun.) Area support di sekitar 1,3400 dan garis tren yang lebih besar di 1,3360 adalah target utama. Strategi ini memberi risiko yang jelas (kerugian dibatasi pada premi opsi) bila pasangan mata uang turun seperti perkiraan. Bagi yang memperkirakan pergerakan harga besar tetapi tidak yakin arahnya, rangkaian data AS yang akan datang, termasuk Nonfarm Payrolls (data jumlah pekerjaan di luar sektor pertanian, indikator penting kondisi tenaga kerja), bisa menjadi pemicu utama. Kita bisa memakai strategi long straddle, yaitu membeli opsi call dan put sekaligus, untuk memanfaatkan lonjakan volatilitas (naik-turunnya harga) setelah pengumuman. Ini bisa untung jika terjadi pergerakan besar ke salah satu arah. Area 1,3530 hingga 1,3560 bertindak sebagai resistensi kuat. Jika kita memegang posisi long (posisi beli, biasanya untung jika harga naik), menjual opsi call (opsi yang memberi hak membeli; penjual menerima premi) di level ini bisa menjadi cara yang masuk akal untuk mendapatkan pendapatan dan memberi perlindungan sebagian bila harga turun. Penembusan yang bertahan di bawah garis support 1,3360 akan menjadi sinyal perubahan turun yang lebih kuat sedang terjadi.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code