Key Moves Across Major Pairs
AUD/USD berada dekat 0,7120 menjelang TD-MI Inflation Gauge Australia pada hari Senin (indikator awal inflasi dari sumber swasta). USD/CAD diperdagangkan dekat 1,3630 setelah PDB (GDP, produk domestik bruto) Kanada kuartal 4 turun 0,6% secara annualised (disetahunkan, yaitu laju kuartalan yang diubah menjadi estimasi laju setahun), setelah sebelumnya pertumbuhan direvisi menjadi 2,4%. Emas diperdagangkan sekitar $5.260, tertinggi satu bulan, dengan acuan puncak 2026 sebelumnya di $5.598. Pekan ini mencakup banyak pembicara bank sentral dan rilis seperti HICP Zona Euro, ADP AS (perkiraan data pekerjaan sektor swasta), klaim pengangguran AS (jobless claims, jumlah pengajuan tunjangan pengangguran), serta Nonfarm Payrolls AS Februari (NFP, jumlah pekerjaan baru di luar sektor pertanian) dengan Average Hourly Earnings (rata-rata upah per jam), tingkat pengangguran, dan data partisipasi kerja. Dengan Indeks Dolar AS turun dekat 97,60, terlihat reaksi jelas terhadap ketidakpastian baru soal kebijakan dagang. Pasar mengabaikan data harga produsen yang kuat dan lebih fokus pada risiko bahwa pungutan baru dapat memperlambat ekonomi. Pelemahan dolar ini menjadi tema utama untuk beberapa pekan ke depan. Ujian besar bagi dolar adalah laporan Nonfarm Payrolls pada Jumat, 6 Maret. Kita ingat pasar tenaga kerja sering melampaui perkiraan sepanjang 2024 dan 2025, sehingga The Fed (bank sentral AS) tidak segera menurunkan suku bunga. Angka pekerjaan yang sangat kuat, seperti kenaikan +250 ribu yang terlihat tahun lalu, bisa cepat membalikkan penurunan dolar dan mengejutkan banyak trader. Di Eropa, fokus tertuju pada data HICP yang akan datang. Setelah inflasi tinggi sepanjang 2024, Presiden ECB Lagarde (ECB, bank sentral Zona Euro) tampak yakin tekanan harga mereda. Trader opsi (options, instrumen turunan yang memberi hak beli/jual pada harga tertentu) sebaiknya bersiap terhadap potensi lonjakan volatilitas (volatility, besarnya naik-turun harga) EUR/USD pada Selasa, karena inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan akan menantang pandangan “dovish” ECB (dovish, cenderung mendukung suku bunga lebih rendah/kebijakan lebih longgar).Central Bank Watch And Key Catalysts
Sinyal Bank of England soal kemungkinan pemangkasan suku bunga membuat kami waspada terhadap pemulihan Pound Sterling belakangan ini. Gubernur Bailey jelas sedang menyiapkan dasar untuk kebijakan yang lebih longgar, yang bisa memberi tekanan besar pada GBP/USD. Ini bisa dianggap sinyal bearish (bearish, cenderung turun) untuk pound terhadap mata uang dengan bank sentral yang lebih hawkish (hawkish, cenderung mendukung suku bunga lebih tinggi/kebijakan lebih ketat). Sementara itu, kondisi Yen Jepang tidak banyak berubah karena inflasi Tokyo kembali turun di bawah target 2% Bank of Japan. Ini menegaskan BoJ (bank sentral Jepang) belum siap memperketat kebijakan, sehingga USD/JPY sangat sensitif terhadap arah imbal hasil obligasi AS (US yields, tingkat “bunga”/imbal hasil surat utang pemerintah). Arah pasangan ini pekan ini kemungkinan ditentukan oleh laporan pekerjaan AS pada Jumat.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.