AUD/USD bangkit dari level terendah gap 0,7030, kembali menembus 0,7100 seiring Dolar AS melemah di sesi Asia

    by VT Markets
    /
    Mar 2, 2026
    AUD/USD pulih setelah membuka minggu dengan *gap* turun (harga pembukaan langsung lebih rendah dari penutupan sebelumnya), naik dari sekitar 0,7030 ke atas 0,7100 saat sesi Asia. Pergerakan ini mengikuti perdagangan dalam kisaran harga yang bertahan sekitar tiga minggu. Dolar AS naik ke level tertinggi sejak 23 Januari tetapi sulit melanjutkan kenaikan karena kekhawatiran *stagflation* (inflasi tetap tinggi sementara pertumbuhan ekonomi melambat). Data Indeks Harga Produsen (PPI) AS (ukuran perubahan harga di tingkat produsen/pabrik) yang dirilis Jumat menambah kekhawatiran tentang inflasi yang masih bertahan bersamaan dengan pertumbuhan yang melemah.

    Kelemahan USD Mendukung Aussie

    Latar ini membatasi penguatan USD dan mendukung AUD/USD, ditambah harapan bahwa kebijakan di Australia mungkin tetap ketat. Pasar kini memperhitungkan kemungkinan kenaikan suku bunga lagi oleh Reserve Bank of Australia (RBA) pada Mei, diperkuat oleh rilis CPI Januari pekan lalu (CPI/Indeks Harga Konsumen = ukuran inflasi di tingkat konsumen). Risiko geopolitik juga tetap jadi perhatian setelah serangan terkoordinasi AS–Israel ke Iran, yang menekan selera risiko di pasar global (minat investor terhadap aset berisiko). Kehati-hatian ini bisa menahan permintaan terhadap Dolar Australia yang sensitif terhadap kondisi risiko, dan membatasi kenaikan lebih lanjut pasangan ini. Agenda terdekat mencakup ISM Manufacturing PMI AS (PMI = indeks survei aktivitas sektor; di atas 50 berarti ekspansi) nanti pada sesi Amerika Utara, serta pidato Gubernur RBA Michele Bullock pada Selasa. Data Rabu mencakup PDB Australia kuartalan (GDP/PDB = total nilai barang dan jasa yang diproduksi), laporan pekerjaan swasta ADP AS (perkiraan perubahan jumlah pekerja sektor swasta), dan ISM Services PMI AS, disusul NFP AS (Nonfarm Payrolls = laporan utama penambahan pekerjaan di luar sektor pertanian) pada akhir pekan.

    Bagaimana Latar Makro Berubah

    Menilik Februari 2025, pasar saat itu agresif memperkirakan kenaikan suku bunga RBA setelah laporan CPI Januari yang tinggi. Sekarang, RBA jelas menahan suku bunga (tidak naik/turun) karena CPI kuartalan terbaru untuk Q4 2025 turun ke 3,5%, dan indikator bulanan Januari 2026 pekan lalu turun lagi ke 3,1%. Ini menunjukkan pedagang opsi perlu berhati-hati membayar premi tinggi untuk opsi *call* (opsi beli) yang bertaruh harga akan naik karena reli yang dipicu RBA. Kekhawatiran stagflation yang menekan pasar AS pada awal 2025 kini berubah menjadi perlambatan pertumbuhan dengan inflasi yang menurun (*disinflation* = inflasi masih ada tetapi lajunya melambat). Jika dulu Federal Reserve (The Fed) berada dalam posisi sulit, kini The Fed memulai siklus pelonggaran yang bertahap, dengan pasar memperkirakan peluang 90% untuk pemangkasan 25 basis poin (1 basis poin = 0,01%) pada April. Laporan NFP AS Februari 2026 menunjukkan pertumbuhan pekerjaan melambat ke 150.000, jauh di bawah perkiraan, sehingga memperkuat pandangan ini. Perbedaan arah kebijakan yang jelas antara The Fed yang *dovish* (cenderung mendukung suku bunga lebih rendah) dan RBA yang netral memberi dorongan bagi AUD/USD yang tidak ada pada periode awal 2025 yang tidak pasti dan bergerak dalam kisaran. Pedagang produk turunan (kontrak yang nilainya mengikuti aset acuan seperti mata uang) dapat mempertimbangkan strategi yang diuntungkan dari kenaikan stabil dengan volatilitas rendah (volatilitas = besarnya naik-turun harga), bukan bertaruh pada lonjakan tajam yang sulit ditebak. Menjual opsi *put* AUD/USD yang *out-of-the-money* (harga kesepakatan masih jauh sehingga belum menguntungkan jika dieksekusi) bisa menjadi strategi untuk mengumpulkan premi (biaya yang diterima penjual opsi) dalam kondisi ini. Walau ketegangan spesifik AS-Israel tahun lalu sudah mereda, kondisi geopolitik tetap menjadi risiko berita utama yang dapat menahan kenaikan. Fokus kini lebih ke gesekan perdagangan di Laut China Selatan, yang terus menekan sentimen risiko. Risiko ini menunjukkan pedagang perlu disiplin dan menetapkan batas rugi maksimal saat menyusun posisi yang bertaruh harga naik.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code