Penggerak Inflasi Dan Ekspektasi
Ia mengatakan sebagian besar kenaikan inflasi yang tidak terduga berasal dari faktor khusus sektor yang kemungkinan akan mereda. Ia mengatakan inflasi masih tinggi dan ekspektasi inflasi perlu dipantau ketat. (Ekspektasi inflasi adalah perkiraan publik dan pelaku usaha tentang inflasi ke depan; jika naik, harga dan upah bisa ikut terdorong naik.) Bullock mengatakan peristiwa di Timur Tengah mengingatkan adanya ketidakpastian geopolitik. Ia mengatakan guncangan berkepanjangan bisa membebani aktivitas ekonomi global dan guncangan pasokan bisa menambah tekanan inflasi. (Guncangan pasokan berarti gangguan produksi/transportasi/komoditas yang membuat biaya naik dan barang menjadi lebih langka.) Ia mengatakan RBA siap merespons dengan kebijakan bila diperlukan. Ia mengatakan setiap rapat Dewan bisa menghasilkan keputusan. (“Setiap rapat itu ‘live’” berarti keputusan bisa berubah kapan saja, tidak menunggu rapat tertentu.)Implikasi Pasar Untuk Suku Bunga Dan Fx
Ketidakpastian geopolitik yang disorot setahun lalu tetap menjadi faktor kunci, memicu naik-turun harga energi dan dolar Australia. Karena setiap rapat RBA masih dianggap bisa menghasilkan keputusan, trader dapat mempertimbangkan membeli opsi (options) pada kontrak berjangka suku bunga (interest rate futures) untuk melindungi diri dari perubahan kebijakan yang mengejutkan. (Opsi adalah kontrak yang memberi hak beli/jual di harga tertentu; kontrak berjangka suku bunga adalah kontrak standar untuk “bertaruh” atau lindung nilai atas arah suku bunga.) Volatilitas tersirat (implied volatility) pada AUD bisa terlalu murah jika pasar terlalu tenang soal RBA yang menahan suku bunga sampai pertengahan tahun. (Volatilitas tersirat adalah perkiraan naik-turun harga yang tercermin dari harga opsi.) (FX adalah pasar valuta asing/mata uang.) Setahun lalu, pasar tenaga kerja yang ketat adalah alasan utama sikap “hawkish” RBA. (“Hawkish” berarti cenderung menaikkan suku bunga untuk menekan inflasi.) Sekarang, dengan pengangguran naik dari di bawah 4% menjadi 4,3%, terlihat tanda bahwa kenaikan suku bunga sebelumnya mulai berdampak. Ini menunjukkan posisi derivatif (derivative positions) yang memperkirakan pelonggaran pada akhirnya—misalnya menerima fixed (receiving fixed) pada swap suku bunga (interest rate swaps) untuk akhir 2026—menjadi lebih menarik. (Derivatif adalah kontrak keuangan yang nilainya mengikuti aset acuan; swap suku bunga adalah perjanjian menukar bunga tetap dan bunga mengambang; “receiving fixed” berarti menerima bunga tetap dan membayar bunga mengambang, biasanya diambil bila memperkirakan suku bunga turun.) Penilaian awal 2025 bahwa permintaan dasar melampaui kapasitas ekonomi ditantang oleh kenaikan suku bunga setelahnya. Kini penjualan ritel datar selama dua kuartal berturut-turut, menandakan kondisi keuangan yang ketat mulai bekerja. Ini mendukung pandangan bahwa kurva imbal hasil (yield curve) mungkin terlalu curam, karena pasar bisa meremehkan seberapa cepat inflasi dari sisi permintaan akan mereda. (Kurva imbal hasil adalah grafik tingkat imbal hasil obligasi untuk berbagai jangka waktu; “terlalu curam” berarti selisih imbal hasil jangka panjang vs jangka pendek terlalu besar.) Buat akun live VT Markets Anda dan mulai trading sekarang.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.