Ketegangan Geopolitik Mendorong Permintaan Aset Aman
Pejabat militer AS mengatakan pos komando Garda Revolusi Iran (IRGC, pasukan elit Iran), serta pertahanan udara Iran dan lokasi peluncuran rudal, telah dihancurkan sejak operasi gabungan Israel-AS dimulai pada Sabtu. Komando Pusat AS mengatakan akan terus mengambil tindakan terhadap ancaman yang dianggap segera. Presiden Donald Trump mengatakan ia tidak yakin “boots on the ground” (pasukan darat yang dikirim langsung) akan diperlukan. Ia juga mengatakan respons AS terhadap serangan ke kedutaan AS di Riyadh akan terlihat segera. Reuters mengutip komandan IRGC yang mengatakan Selat Hormuz ditutup dan Iran akan menyerang kapal apa pun yang mencoba melintas. WTI (West Texas Intermediate, patokan harga minyak AS) diperdagangkan mendekati $74, naik lebih dari 4% pada hari itu. Futures indeks saham AS (kontrak untuk memperkirakan arah pasar saham sebelum bursa buka) turun lebih dari 1% pada pagi hari sesi Eropa. EUR/USD diperdagangkan dekat 1,1650, turun lebih dari 0,3%, sementara emas bertahan di atas $5.300.Posisi Pasar Dan Pertimbangan Lindung Nilai
GBP/USD turun sekitar 0,5% ke bawah 1,3350, dan USD/JPY bertahan di atas 157,00 setelah naik 0,8% pada Senin. Reuters mengutip tiga sumber yang mengatakan kenaikan suku bunga Bank of Japan kini lebih sulit, sambil menunggu peninjauan kenaikan sebelumnya dan dampak konflik. Dalam pasar valuta, pola 2025 menjadi poin-poin penting, ketika dolar bertindak sebagai aset aman utama. Kita perlu siap jika pola ini terulang, memakai opsi (kontrak yang memberi hak untuk membeli/menjual pada harga tertentu sebelum tanggal tertentu) untuk bersiap pada potensi penguatan USD terhadap mata uang seperti Euro dan Pound Sterling. Kesulitan Bank of Japan untuk menaikkan suku bunga juga menunjukkan bahwa mempertahankan posisi bearish pada Yen (strategi yang diuntungkan jika Yen melemah) masih masuk akal. Dampak berantai pada rantai pasok global dari penutupan Hormuz tahun lalu tercermin pada gangguan di jalur pelayaran penting lain saat ini. Biaya pengiriman, yang diukur oleh indeks seperti Drewry World Container Index (patokan biaya pengiriman kontainer global), masih tinggi, menambah inflasi yang sulit turun (kenaikan harga yang bertahan lama) yang masih dilawan bank sentral. Kondisi ini mendukung mempertahankan posisi derivatif (produk turunan keuangan seperti futures dan opsi) yang diuntungkan jika suku bunga tetap tinggi. Buat akun live VT Markets Anda dan mulai trading sekarang.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.