Pada bulan Februari, HICP bulanan Zona Euro naik dari sebelumnya -0,6%, mencapai 1,7% menurut data.

    by VT Markets
    /
    Mar 3, 2026
    Indeks Harga Konsumen yang Diselaraskan (HICP) Zona Euro naik 1,7% dibanding bulan sebelumnya (month on month) pada Februari. Bulan sebelumnya tercatat perubahan -0,6%. Kenaikan inflasi yang tajam ini sangat mengejutkan dan membuat pasar tidak siap. Sebelumnya, kita terbiasa dengan tren inflasi yang melambat (disinflasi, yaitu laju kenaikan harga yang turun) sehingga memungkinkan dua kali pemotongan suku bunga pada paruh kedua 2025. Data baru ini memaksa kita menilai ulang sepenuhnya arah kebijakan Bank Sentral Eropa (ECB) untuk sisa tahun ini.

    Implikasi Terhadap Arah Kebijakan ECB

    ECB hampir pasti akan meninggalkan sikap “dovish” (sikap yang cenderung mendukung suku bunga lebih rendah), karena angka 1,7% per bulan bila dihitung setahun (annualisasi) menjadi tingkat yang berbahaya. Kita bisa menganggap pembicaraan pemotongan suku bunga lebih lanjut akan hilang, dan pasar mulai memasukkan kemungkinan kenaikan suku bunga pada musim panas. Karena itu, posisi di instrumen turunan (derivatif, yaitu kontrak keuangan yang nilainya mengikuti aset/acuan lain) sebaiknya disesuaikan untuk suku bunga jangka pendek yang lebih tinggi, misalnya menjual kontrak berjangka (futures, kontrak beli/jual di harga tertentu pada waktu tertentu) Euribor. Guncangan inflasi ini tampaknya dipicu lonjakan biaya energi. Kontrak berjangka gas alam Dutch TTF—acuan utama harga gas Eropa—naik hampir 18% pada Februari 2026 karena kekhawatiran pasokan muncul lagi. Ini mirip gejolak pada musim dingin 2022 dan menunjukkan inflasi utama (headline inflation, yaitu inflasi total termasuk komponen yang mudah bergejolak seperti energi) sangat peka terhadap energi. Akibatnya, kami memperkirakan Euro akan menguat terhadap mata uang utama lain seperti dolar AS. Saat ekspektasi kenaikan suku bunga ECB meningkat sementara Federal Reserve tetap stabil, selisih suku bunga (interest rate differential, yaitu perbedaan tingkat suku bunga antarnegara) akan menguntungkan Euro. Kita bisa mempertimbangkan membeli opsi call (call option, hak untuk membeli di harga tertentu) EUR/USD untuk mendapat keuntungan jika bergerak ke kisaran 1,12–1,14 dalam beberapa minggu ke depan. Untuk pasar saham, ini berita negatif karena biaya pinjaman yang lebih tinggi dapat menekan margin laba perusahaan. Indeks Eropa seperti Euro Stoxx 50 kini rentan koreksi setelah awal tahun yang kuat. Kami menilai membeli opsi put (put option, hak untuk menjual di harga tertentu) pada indeks adalah cara yang masuk akal untuk lindung nilai (hedge, yaitu mengurangi risiko) atau berspekulasi terhadap pelemahan jangka pendek.

    Penempatan untuk Volatilitas yang Lebih Tinggi

    Ketidakpastian meningkat tajam, sehingga volatilitas tersirat (implied volatility, perkiraan volatilitas yang tercermin dari harga opsi) kemungkinan naik di berbagai aset. Kondisi ini mendukung strategi yang untung dari pergerakan harga besar, tanpa melihat arah. Kita bisa mempertimbangkan membeli opsi pada VSTOXX, indeks volatilitas utama Eropa, karena saat ini diperdagangkan dekat level rendah historis sekitar 14.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code