Poin-poin penting Pendorong Di Balik Koreksi
Perkiraan bahwa Federal Reserve (bank sentral AS) akan segera melonggarkan kebijakan melemah setelah data inflasi AS terbaru. Alat CME FedWatch (alat yang memperkirakan peluang keputusan suku bunga berdasarkan data pasar) menunjukkan peluang suku bunga tetap pada pertemuan bulan Juni naik menjadi 53,5% dari 42,7% pada hari Jumat. US ISM Manufacturing Prices Paid untuk Februari naik ke 70,5, dibanding perkiraan 59,5 dan sebelumnya 59,0. Indikator ini melacak perubahan harga yang dibayar untuk “input” (biaya produksi) seperti tenaga kerja dan bahan baku. EMA 20-periode (rata-rata pergerakan eksponensial 20 periode, indikator tren yang memberi bobot lebih besar pada data terbaru) berada dekat $5.280, sementara RSI 14-periode (indeks kekuatan relatif, indikator momentum) turun dari di atas 80 ke sekitar 49. Level yang disebut mencakup resistance (area hambatan harga) dekat $5.065, support (area penahan harga) sekitar $5.000, dan hambatan di atas $5.400.Posisi Menghadapi Pergerakan Harga Tajam
Kondisi ini menunjukkan bahwa volatilitas (tingkat naik-turun harga yang cepat) akan menjadi faktor paling penting dalam beberapa minggu ke depan. Kami melihat Gold Volatility Index (GVZ) (indeks yang mengukur perkiraan volatilitas emas dari harga opsi) melonjak ke level yang tidak terlihat sejak gejolak pasar luas pada pertengahan 2025. Lonjakan ini menandakan pasar opsi (pasar kontrak yang memberi hak beli/jual pada harga tertentu) memperkirakan pergerakan harga besar, sehingga taruhan satu arah menjadi sangat berisiko. Bagi trader yang ingin memanfaatkan hal ini, membeli volatilitas melalui strategi seperti long straddle atau strangle pada opsi XAU/USD bisa masuk akal. Long straddle (membeli opsi beli dan opsi jual pada harga strike yang sama) dan strangle (membeli opsi beli dan opsi jual dengan strike berbeda) bisa untung jika harga bergerak besar ke salah satu arah, baik konflik makin memburuk maupun mereda ditambah kekhawatiran The Fed memicu penurunan tajam. Kuncinya adalah memperkirakan akan ada pergerakan besar dari level $5.180 saat ini, bukan menebak arahnya. Sebagai alternatif, bagi yang percaya sikap The Fed akan membatasi kenaikan karena perang, memakai vertical call spreads (strategi opsi beli bertingkat: membeli call pada strike lebih rendah dan menjual call pada strike lebih tinggi untuk membatasi risiko) adalah cara untuk mengatur risiko dengan jelas. Seseorang dapat menjual opsi call dekat puncak $5.400 sambil membeli call dengan strike lebih rendah untuk mendapat keuntungan dari kenaikan yang terbatas. Strategi ini mengakui dukungan kenaikan dari faktor geopolitik sambil menghormati resistance teknikal yang kuat dan tekanan dari inflasi. Penutupan Selat Hormuz sudah mengguncang pasar energi, dengan kontrak berjangka (futures, kontrak jual-beli untuk tanggal mendatang) minyak Brent melonjak melewati $160 per barel untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu dekade. Guncangan harga energi ini langsung mendorong inflasi karena energi adalah biaya utama dalam ekonomi, sehingga membuat langkah The Fed ke depan makin sulit. Dampak pada rantai pasok global (jalur produksi dan pengiriman barang antarnegara) juga mulai diperhitungkan dalam pembahasan kinerja perusahaan minggu ini. Buat akun live VT Markets Anda dan mulai trading sekarang.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.