Data Australia Menunjukkan Ketahanan
Australia Services PMI dari S&P Global (PMI adalah indeks survei untuk mengukur kondisi bisnis; di atas 50 berarti ekspansi/bertumbuh) turun ke 52,8 pada Februari dari 56,3 pada Januari. Composite PMI (gabungan beberapa sektor utama) turun ke 52,4 dari 55,7, memperpanjang pertumbuhan output sektor swasta menjadi bulan ke-17. Pasangan ini juga melemah karena permintaan Dolar AS membaik, dengan pasar mengurangi perkiraan pemotongan suku bunga Federal Reserve (bank sentral AS) dalam waktu dekat. Harga minyak yang lebih tinggi akibat ketegangan di Timur Tengah menambah kekhawatiran inflasi (kenaikan harga secara umum), dan pasar kini sebagian besar memperkirakan suku bunga AS tetap hingga musim panas. Dolar Australia dipengaruhi oleh suku bunga RBA (Reserve Bank of Australia, bank sentral Australia), harga komoditas seperti bijih besi, dan kondisi di China, mitra dagang terbesar Australia. Ekspor bijih besi mencapai total $118 miliar per tahun pada 2021, dan neraca dagang (selisih ekspor dan impor), inflasi, pertumbuhan, serta sentimen risiko (minat pasar terhadap aset berisiko) juga dapat memengaruhi mata uang. Walau pertumbuhan ekonomi Australia kuat di akhir 2025, AUD kesulitan melawan Dolar AS yang sangat kuat. Pasar kini menunda perkiraan pemotongan suku bunga Federal Reserve hingga akhir musim panas. Ini berarti kabar baik dari dalam negeri Australia tertutup oleh kekuatan dolar AS.Implikasi Strategi Untuk Audusd
Data US ISM Services terbaru untuk Februari menguatkan pandangan ini, dengan komponen Prices Paid (bagian survei yang mengukur kenaikan harga yang dibayar perusahaan) naik ke level tertinggi dalam setahun. Ini membuat Fed tidak punya banyak alasan untuk segera menurunkan suku bunga, sehingga dolar tetap menarik. Kami melihat ini sebagai faktor utama pasar dalam beberapa minggu ke depan. Pada saat yang sama, ada tekanan untuk dolar Australia. Perlambatan aktivitas jasa pada Februari, ditambah laporan Caixin Services PMI China (survei aktivitas sektor jasa di China) yang turun ke 51,5, melemahkan prospek. Turunnya harga bijih besi, yang minggu ini menyentuh level terendah 4 bulan dekat $125 per ton akibat persediaan tinggi di China, menambah tekanan. Dengan kondisi ini, kami menilai trader dapat mempertimbangkan membeli opsi put pada AUD/USD. Opsi put (kontrak yang memberi hak untuk menjual pada harga tertentu) memungkinkan mendapat untung jika pasangan turun, sambil membatasi risiko jika pasar tiba-tiba berbalik arah. Lingkungan saat ini, saat data kuat AS menutupi faktor lain, menunjukkan arah yang lebih mudah adalah turun untuk dolar Australia. Buat akun live VT Markets dan mulai trading sekarang.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.