Usd Cad Bertahan Dalam Kisaran Dekat Level Kunci
Indeks Dolar AS (DXY, ukuran kekuatan dolar AS terhadap beberapa mata uang utama) bertahan dengan kecenderungan naik (bullish, yaitu harga cenderung menguat) tepat di bawah level tertingginya dalam lebih dari tiga bulan. Ini mendukung permintaan USD/CAD. Korps Garda Revolusi Islam Iran mengatakan Selat Hormuz ditutup untuk pelayaran dan memperingatkan bahwa kapal apa pun yang mencoba melintas akan dibakar. Selat ini adalah jalur penting pengiriman minyak, dan langkah ini memicu kekhawatiran pasokan. Harga minyak tetap dekat level tertinggi sejak Juni 2025, yang mendukung dolar Kanada. Ini membatasi ruang kenaikan USD/CAD lebih lanjut. Pasar memantau laporan ketenagakerjaan sektor swasta AS ADP (data perkiraan penambahan pekerjaan versi perusahaan ADP) dan ISM Services PMI (indeks yang mengukur kondisi aktivitas sektor jasa; angka lebih tinggi umumnya berarti sektor jasa lebih kuat). Reaksi bisa terbatas karena fokus tetap pada perkembangan geopolitik.Pemicu Utama Bisa Memecah Kebuntuan
Kami melihat kebuntuan klasik pada USD/CAD, dengan pasangan ini kesulitan menembus level 1,3700 secara tegas. Dolar AS yang kuat ditahan oleh harga minyak yang tinggi akibat meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Ini membuat arah pergerakan sulit ditebak karena dua kekuatan saling berlawanan menjaga pasangan tetap bergerak dalam kisaran sempit. Argumen untuk dolar AS yang lebih kuat didukung data, karena Core PCE Price Index terbaru (ukuran inflasi inti pilihan The Fed; inti berarti tanpa harga makanan dan energi yang sering bergejolak) tetap bertahan di atas 3%, menjaga kekhawatiran inflasi. Akibatnya, peluang pasar untuk pemangkasan suku bunga The Fed sebelum Juli kini turun di bawah 40%, perubahan besar dibanding awal tahun. Kondisi dasar ini terus menjadi penopang bagi dolar AS terhadap banyak mata uang. Di sisi lain, penutupan Selat Hormuz mendorong minyak mentah WTI (patokan harga minyak AS) bertahan di atas $95 per barel, level tertinggi sejak lonjakan pertengahan 2025. Ini mendukung dolar Kanada yang terkait komoditas dan menjelaskan mengapa setiap kenaikan USD/CAD cepat ditekan. Sampai situasi pasokan minyak global lebih jelas, sulit melihat dolar Kanada melemah besar. Dari sudut pandang kami, ini mengingatkan pada gejolak pasar tahun 2022 ketika peristiwa geopolitik pertama kali memicu guncangan besar harga energi. Saat itu, dolar AS juga diuntungkan arus aset aman, menciptakan tarik-menarik serupa pada USD/CAD. Sejarah menunjukkan situasi seperti ini bisa bertahan berminggu-minggu, dengan pergerakan tajam di dalam kisaran yang lebih besar. Bagi trader derivatif (instrumen turunan, yaitu produk yang nilainya mengikuti aset lain seperti kurs; contohnya opsi), ini menunjukkan strategi “long volatility” (diuntungkan saat harga bergerak besar, bukan saat tenang) bisa menguntungkan dalam beberapa minggu ke depan. Membeli straddle atau strangle (strategi opsi untuk mendapat untung jika harga bergerak besar ke atas atau ke bawah) memungkinkan keuntungan dari pergerakan besar ke dua arah, yang tampak lebih mungkin daripada tren satu arah yang panjang. Volatilitas tersirat satu bulan (perkiraan pasar tentang besar-kecilnya ayunan harga ke depan) untuk pasangan ini sudah naik ke 8,5%, mencerminkan ketidakpastian. Buat akun live VT Markets Anda dan mulai trading sekarang.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.