Metodologi Penetapan Harga Emas UEA
FXStreet mengubah harga emas internasional ke dirham UEA dengan memakai kurs USD/AED dan satuan ukuran lokal. Harga diperbarui setiap hari saat publikasi dan hanya sebagai acuan, karena harga di pasar lokal bisa berbeda. Bank sentral adalah pemegang emas terbesar. Menurut World Gold Council, mereka menambah 1.136 ton (tonne, satuan metrik) senilai sekitar $70 miliar pada 2022, jumlah tahunan tertinggi sejak pencatatan dimulai. Harga emas bisa bergerak mengikuti Dolar AS, suku bunga, dan kondisi risiko pasar. Sering kali pergerakannya berlawanan arah dengan Dolar AS dan obligasi pemerintah AS (US Treasuries, yaitu surat utang pemerintah AS), dan juga bisa bergerak berlawanan dengan saham. Kenaikan emas baru-baru ini, yang kini diperdagangkan sekitar $5.150 per ounce (ons), mencerminkan meningkatnya ketidakpastian pasar. Para pelaku pasar bersiap untuk rapat Federal Reserve (bank sentral AS) pada 18 Maret di tengah data ekonomi yang saling bertentangan. Pergerakan ini menunjukkan terjadi peralihan ke aset aman (flight to safety, yaitu dana berpindah ke aset yang dianggap lebih aman saat pasar gelisah).Pendorong Pasar Dan Implikasi Trading
Bulan lalu, angka CPI (Consumer Price Index/Indeks Harga Konsumen, ukuran inflasi) sebesar 3,5% yang lebih tinggi dari perkiraan menantang pandangan pasar yang sebelumnya memperkirakan suku bunga akan stabil sampai akhir tahun. Ini terjadi saat bank sentral tetap menjadi pembeli besar; tren ini terlihat ketika mereka menambah lebih dari 1.037 ton ke cadangan mereka pada 2024. Permintaan yang bertahan ini membentuk “lantai harga” yang kuat untuk logam ini (lantai harga: level harga yang cenderung menahan penurunan). Dengan kondisi ini, kami melihat ada nilai dalam membeli opsi call jangka dekat (opsi call: kontrak yang memberi hak untuk membeli aset pada harga tertentu sebelum tanggal tertentu) untuk menangkap potensi kenaikan lanjutan yang didorong arus “aset aman” ini. Volatilitas tersirat (implied volatility: perkiraan besar-kecilnya pergerakan harga yang tercermin dari harga opsi) naik, dengan CBOE Gold Volatility Index (GVZ, indeks perkiraan volatilitas emas) meningkat ke 19,5, level tertinggi sejak kegelisahan pasar akhir 2025. Ini menunjukkan pasar memperkirakan pergerakan harga yang besar. Bagi trader yang merasa opsi biasa terlalu mahal, bull call spread (strategi opsi: membeli call dan menjual call lain pada harga yang lebih tinggi untuk menekan biaya) adalah cara yang lebih hemat modal untuk mengekspresikan pandangan cukup optimistis. Strategi ini diuntungkan jika harga emas terus naik stabil tanpa perlu lonjakan besar agar bisa untung. Ini cara yang lebih hati-hati untuk ikut tren naik sambil membatasi risiko. Kita juga perlu memantau hubungan berlawanan arah dengan Dolar AS, yang sedang bergerak dalam kisaran sempit. Jika indeks DXY (indeks kekuatan Dolar AS terhadap sekeranjang mata uang utama) turun menembus level 103,50, itu kemungkinan menjadi pemicu kuat yang mendorong harga emas lebih tinggi. Dolar yang melemah akan membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lain, sehingga permintaan bisa naik.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.