PMI Jasa ISM AS pada Februari mencapai 56,1, melampaui perkiraan 53,5 untuk aktivitas sektor jasa.

    by VT Markets
    /
    Mar 4, 2026
    Indeks PMI Jasa ISM Amerika Serikat tercatat 56,1 pada Februari. Angka ini lebih tinggi dari perkiraan 53,5. Angka di atas 50 berarti sektor jasa sedang tumbuh. Hasil Februari menunjukkan sektor jasa masih berkembang menurut ukuran ISM (lembaga yang membuat survei aktivitas bisnis).

    Pertumbuhan Jasa Mengejutkan Pasar

    Ekonomi sektor jasa berjalan lebih kuat dari perkiraan, karena angka ISM Februari 56,1 jauh melampaui perkiraan 53,5. Data kuat ini menantang pandangan bahwa ekonomi sudah cukup melambat sehingga Federal Reserve (bank sentral AS) bisa mempertimbangkan penurunan suku bunga. Kita perlu menilai ulang perkiraan pasar sebelumnya tentang pemotongan suku bunga pada musim panas. Kita perlu menyesuaikan posisi derivatif suku bunga (kontrak keuangan yang nilainya mengikuti suku bunga) agar sesuai dengan kemungkinan The Fed tetap “lebih ketat” lebih lama. Ini berarti kita bisa menjual futures SOFR atau Fed Funds (kontrak berjangka yang mencerminkan perkiraan suku bunga acuan), karena peluang pemotongan suku bunga pada kuartal kedua kini turun tajam. Untuk opsi (hak untuk membeli/menjual aset pada harga tertentu), membeli put pada ETF obligasi pemerintah AS seperti TLT (produk yang mengikuti harga obligasi jangka panjang) bisa menguntungkan jika imbal hasil/yield (tingkat keuntungan obligasi) terus naik karena berita ini. Bagian penting laporan ini, khususnya komponen Prices Paid (harga yang dibayar perusahaan) yang naik ke 61,2, menunjukkan tekanan inflasi (kenaikan harga) masih kuat di sektor jasa. Ini terjadi setelah laporan CPI Januari menunjukkan inflasi inti/core (inflasi tanpa komponen yang sangat bergejolak seperti energi dan pangan) tetap bertahan di 3,4%, jauh di atas target The Fed. Kombinasi pertumbuhan kuat dan harga yang sulit turun memberi alasan bagi The Fed untuk tetap menahan suku bunga. Untuk indeks saham, data ini menjadi hambatan bagi saham pertumbuhan yang sensitif terhadap suku bunga. Kita bisa mempertimbangkan membeli put pelindung pada Nasdaq 100 (QQQ) untuk lindung nilai/hedge (mengurangi risiko kerugian) terhadap penyesuaian valuasi (penurunan penilaian harga) di sektor teknologi. S&P 500 yang lebih luas bisa mengalami volatilitas (naik-turun harga) yang lebih tinggi, sehingga strategi yang mendapat untung saat pasar bergerak datar atau tidak stabil bisa lebih menarik dalam beberapa minggu ke depan. Pola serupa terlihat sepanjang 2024, ketika data ekonomi kuat berulang kali memaksa pasar menunda ekspektasi pemotongan suku bunga The Fed. Saat itu, posisi “lebih tinggi lebih lama” (suku bunga tetap tinggi lebih lama) menjadi strategi paling menguntungkan selama berbulan-bulan. Pelajaran ini tidak boleh diabaikan karena data sekarang menunjukkan tren itu muncul kembali.

    Dampak pada Dolar, Imbal Hasil, dan Aset Berisiko

    Data AS yang kuat juga bisa menjadi pendorong bagi dolar AS. Kami memperkirakan Dollar Index (DXY, indeks kekuatan dolar terhadap beberapa mata uang utama) kembali menguat terhadap mata uang dari wilayah yang ekonominya lebih lemah. Karena itu, kita bisa mempertimbangkan membeli call pada dolar (opsi untuk membeli) atau put pada Euro (opsi untuk menjual), karena Bank Sentral Eropa menghadapi prospek ekonomi yang lebih lemah.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code