Balz dari Commerzbank mengatakan The Fed tetap berhati-hati karena data payroll Februari meleset dari perkiraan, terdistorsi oleh aksi mogok dan cuaca dingin.

    by VT Markets
    /
    Mar 6, 2026
    Ketenagakerjaan AS turun 92.000 pada Februari, di bawah perkiraan. Angka bulan-bulan sebelumnya direvisi turun total 69.000, dan tingkat pengangguran naik ke 4,4% dari 4,3%. Rata-rata pendapatan per jam naik 0,4% dibanding bulan sebelumnya pada Februari. Secara tahunan naik 3,8%, dibanding 3,7% pada Januari.

    Menafsirkan Data Pekerjaan Februari

    Laporan menyebut kemungkinan dampak sementara dari mogok kerja (aksi berhenti bekerja) dan cuaca dingin. Faktor ini bisa memengaruhi cara membaca angka Februari. Federal Reserve (bank sentral AS) diperkirakan menahan suku bunga (biaya pinjaman) pada pertemuan bulan ini dan akhir April. Fed diperkirakan menunggu data tambahan soal pasar tenaga kerja (kondisi pekerjaan) dan inflasi (kenaikan harga umum) sebelum mengubah kebijakan. Laporan juga menyinggung ketidakpastian terkait perang Iran, termasuk dampak pada inflasi. Disebutkan Fed bisa menghadapi pilihan yang lebih sulit jika risiko di pasar tenaga kerja meningkat saat tekanan inflasi naik. Penurunan pekerjaan yang tak terduga ini mengubah pandangan jangka dekat. Pasar kini menilai peluang lebih dari 95% bahwa Federal Reserve menahan suku bunga hingga April, berubah besar dibanding minggu lalu. Ini berarti opsi (kontrak yang memberi hak beli/jual) pada futures (kontrak berjangka) suku bunga jangka pendek, seperti yang terkait SOFR (patokan suku bunga pendanaan semalam), bisa melihat volatilitas tersirat (perkiraan naik-turun harga menurut harga opsi) menurun.

    Posisi Untuk Volatilitas Jangka Panjang

    Situasinya mirip dengan banyak periode di 2025, ketika pasar tenaga kerja mulai mendingin sementara inflasi tetap di atas target Fed. Saat itu pasar sering berubah arah karena pelaku pasar bingung apakah harus memasukkan risiko resesi (ekonomi menyusut) atau inflasi yang tetap tinggi. Riwayat pergerakan yang tidak stabil ini menunjukkan perlu hati-hati sebelum mengambil posisi besar satu arah. Dengan tingkat pengangguran 4,4% dan pertumbuhan upah masih tinggi 3,8%, Fed berada dalam posisi sulit. Ketegangan ini, ditambah risiko geopolitik dari konflik Iran, membuat volatilitas pasar jangka panjang kemungkinan masih dinilai terlalu rendah, meski indeks VIX (ukuran “rasa takut” pasar saham) kini sekitar 16. Pelaku pasar bisa mempertimbangkan membeli opsi berjangka lebih panjang pada indeks saham besar untuk melindungi diri dari pergerakan besar ke salah satu arah nanti tahun ini. Penurunan pekerjaan yang tajam, terutama jika faktor sekali saja (kejadian sementara) ternyata kecil, memberi sinyal retakan nyata pada dasar ekonomi. Ini bisa mendorong pelaku pasar mempertimbangkan posisi defensif (lebih melindungi), khususnya dengan membeli opsi put (hak menjual untuk melindungi dari penurunan harga) pada sektor yang peka terhadap ekonomi seperti ETF consumer discretionary (ETF: kumpulan saham yang diperdagangkan seperti saham; consumer discretionary: barang/jasa yang dibeli saat ekonomi kuat, misalnya ritel dan hiburan). Bearish put spread (strategi put: membeli put dan menjual put lain untuk menekan biaya, dengan pandangan harga turun) bisa menjadi cara lebih murah untuk bersiap menghadapi potensi penurunan jika pasar tenaga kerja terus melemah pada laporan Maret dan April.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code