Kenaikan Minyak Dan Dorongan Dolar Saat Pasar Menghindari Risiko
Minyak mentah naik lebih dari 25% dalam satu hari perdagangan, meningkatkan kekhawatiran inflasi dan mengurangi harapan pemotongan suku bunga *Federal Reserve* (bank sentral AS) dalam waktu dekat. Perdagangan *risk-off* (pasar cenderung menghindari aset berisiko) dan kemungkinan meluasnya ketegangan di Timur Tengah mendukung Dolar AS dan membatasi kenaikan AUD/USD. Pada grafik 4 jam, harga berada sedikit di bawah *simple moving average (SMA)* 200 periode yang naik (rata-rata pergerakan sederhana selama 200 batang waktu, sering dipakai sebagai patokan arah tren). Arah jangka dekat netral, tetapi sedikit melemah. MACD (indikator momentum untuk melihat kekuatan arah dan perubahan tren) hampir datar di sekitar nol, sedangkan RSI (indikator untuk mengukur apakah harga terlalu kuat naik atau turun) berada di sekitar 46. Area hambatan (*resistance*, zona yang sering menahan kenaikan) terlihat di 0,7050 lalu 0,7080. Area penyangga (*support*, zona yang sering menahan penurunan) berada dekat SMA 200 periode di sekitar 0,7020, lalu 0,6990 dan 0,6960. Kami melihat pasangan AUD/USD masih kesulitan menembus level 0,7000 dengan kuat. Walau kabar inflasi China yang lebih baik memberi sedikit dukungan, faktor utamanya adalah peralihan ke Dolar AS sebagai aset aman (*safe-haven*, aset yang biasanya dicari saat pasar takut). Ini dipicu oleh ketegangan geopolitik besar di Timur Tengah yang menutupi faktor positif kecil.Perubahan Perkiraan Kebijakan The Fed
Lonjakan intraday (pergerakan dalam satu hari) harga minyak WTI (patokan harga minyak mentah AS) yang naik lebih dari 25% hingga sempat melewati $105 per barel menjadi kekhawatiran besar. Kenaikan tajam ini mendorong ketakutan inflasi global dan membuat peluang *Federal Reserve* (bank sentral AS) untuk memangkas suku bunga dalam waktu dekat menjadi jauh lebih kecil. Perkiraan suku bunga AS yang lebih tinggi untuk lebih lama menjadi penopang kuat bagi dolar. Dari data, pasar cepat mengubah pandangan soal kebijakan The Fed. *Fed funds futures* (kontrak derivatif yang mencerminkan perkiraan pasar terhadap suku bunga acuan The Fed) kini memberi peluang kurang dari 20% untuk pemangkasan suku bunga sebelum rapat bulan Juni. Ini berubah besar dibanding sebulan lalu ketika perkiraannya mendekati 50%. Angka CPI AS (inflasi konsumen AS) Januari 2026 sebesar 3,5% juga menegaskan inflasi belum benar-benar terkendali. Meski inflasi konsumen China di 1,3% adalah sinyal positif, itu belum cukup untuk mengangkat dolar Australia sekarang. Setelah kelemahan yang terus terlihat pada ekonomi China sepanjang 2025, satu data saja belum bisa mengalahkan suasana pasar yang sedang menghindari risiko. Karena itu, kami menilai ruang kenaikan AUD terbatas. Bagi pelaku transaksi, ini berarti arah yang paling mudah adalah turun, atau paling baik bergerak mendatar. Mengingat hambatan kuat di dekat 0,7050, strategi yang bisa dipertimbangkan adalah strategi yang diuntungkan jika harga tertahan di area tersebut, seperti menjual *call spread* (strategi opsi: menjual opsi beli dan membeli opsi beli lain di level lebih tinggi untuk membatasi risiko) dengan *strike price* (harga kesepakatan opsi) di atas 0,7080. Alternatifnya, membeli *put option* (opsi jual, biasanya diuntungkan saat harga turun) bisa menjadi cara langsung untuk bersiap jika harga menembus ke bawah area penyangga penting 0,6990.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.