Dolar Melonjak saat Guncangan Harga Minyak Picu Pelarian ke Uang Tunai

    by VT Markets
    /
    Mar 9, 2026

    Poin-poin penting

    • USDX diperdagangkan di 99,349, naik +0,600 (+0,61%), dengan MA5 98,977, MA10 98,406, MA20 97,786, MA30 97,484. (USDX = Indeks Dolar AS; MA = rata-rata bergerak, yaitu rata-rata harga dalam beberapa hari untuk melihat arah tren.)
    • Euro turun 0,72% ke $1,1534 dan pound sterling turun 0,79% ke $1,3319, sementara USDJPY naik 0,48% ke 158,59. (USDJPY = nilai dolar AS dibanding yen Jepang.)
    • Pedagang kini memperkirakan sekitar 35 basis poin pelonggaran kebijakan The Fed hingga akhir tahun, turun dari lebih dari 55 basis poin pada akhir Februari. (Basis poin = 0,01%; 35 basis poin = 0,35%. Pelonggaran = penurunan suku bunga.)

    Dolar AS melonjak pada Senin ketika harga minyak yang naik tajam mendorong investor beralih ke uang tunai. Pasar tidak menganggap ini sebagai sesi “risk-off” biasa (risk-off = investor menghindari aset berisiko). Banyak aset dijual bersamaan, lalu dana masuk ke mata uang yang paling mudah diperjualbelikan, yaitu dolar AS (likuiditas tinggi = mudah dibeli/dijual tanpa banyak mengubah harga).

    Pemicu datang dari energi. Harga minyak melonjak mendekati $120 per barel, dan pedagang khawatir perang berkepanjangan di Timur Tengah bisa mengganggu pasokan serta melemahkan pertumbuhan ekonomi global.

    Laporan Financial Times kemudian menyebut para menteri keuangan G7 akan membahas pelepasan bersama cadangan minyak darurat yang dikoordinasikan oleh International Energy Agency/IEA (IEA = badan kerja sama energi internasional). Ini membuat minyak sedikit turun dan meredakan lonjakan dolar pada sore hari di Asia.

    Jika minyak tetap bertahan dekat area $120 dan risiko pengiriman tetap tinggi, dolar bisa tetap kuat, meski ada penurunan sementara dalam sehari setelah berita kebijakan (intraday = pergerakan dalam hari).

    Pasar Menilai Ulang Pemangkasan Suku Bunga The Fed Saat Risiko Inflasi Muncul Lagi

    Data tenaga kerja AS yang lemah pada Jumat sempat menahan dolar dan meningkatkan harapan pemangkasan suku bunga. Namun, guncangan harga minyak membalikkan suasana. Pedagang terakhir memperkirakan sekitar 35 basis poin pelonggaran dari Federal Reserve/The Fed (bank sentral AS) hingga akhir tahun, setelah sebelumnya memperkirakan lebih dari 55 basis poin pada akhir Februari.

    Perubahan ini penting karena memperketat ruang gerak bagi aset berisiko (misalnya saham). Minyak yang lebih mahal bisa mendorong perkiraan inflasi naik (inflasi = kenaikan harga-harga), sehingga bank sentral sulit menurunkan suku bunga dengan cepat meski pertumbuhan melambat.

    Jika minyak tetap dekat area $120, pasar bisa terus mengurangi perkiraan pelonggaran The Fed, yang dapat mendukung dolar. Jika minyak turun tajam karena langkah kebijakan atau meredanya konflik (de-escalation = penurunan ketegangan), perkiraan pemangkasan suku bunga bisa naik lagi dan membatasi penguatan dolar.

    Analisis Teknis

    Indeks Dolar AS (USDX) diperdagangkan di sekitar 99,35, naik sekitar 0,61%, seiring dolar menguat setelah memantul dari titik terendah akhir Januari di sekitar 95,34. Dalam beberapa sesi terakhir indeks naik bertahap, menandakan minat terhadap dolar kembali setelah sempat melemah di awal tahun.

    Dari sisi teknis (analisis teknis = membaca grafik harga untuk mencari arah), indeks kini berada di atas rata-rata bergerak jangka pendek. Rata-rata bergerak 5 hari (98,98) dan 10 hari (98,41) bergerak naik, sementara 20 hari (97,79) dan 30 hari (97,48) masih di bawah harga saat ini dan mulai mengarah naik.

    Susunan rata-rata bergerak ini menunjukkan momentum naik membaik (bullish = cenderung naik) dan pemulihan bisa berlanjut jika dolar tetap bergerak searah tren saat ini.

    Hambatan terdekat (resistance = area yang sering menahan kenaikan) berada di sekitar 100,32. Ini juga level psikologis penting. Jika menembus 100 dengan jelas, peluang naik menguat dan dapat membuka jalan menuju area 101,00–101,50.

    Di sisi turun, penopang awal (support = area yang sering menahan penurunan) terlihat di sekitar 98,80–99,00, lalu penopang yang lebih kuat dekat 97,80, tempat rata-rata bergerak 20 hari berada.

    Secara keseluruhan, arah jangka pendek masih positif untuk dolar, dengan indeks mencoba kembali ke level 100. Namun, pasar bisa bergerak mendatar sementara (konsolidasi = naik-turun kecil dalam rentang) saat mendekati area hambatan ini sebelum menentukan arah berikutnya.

    Berita Perang Mendorong Premi Risiko Ekstrem

    Konflik memasuki fase ketika pedagang fokus pada detail jalur pasokan energi (plumbing = bagian-bagian praktis rantai pasok). Iran menargetkan pengiriman di Selat Hormuz dan menyerang infrastruktur energi regional. Laporan Reuters menyebut konflik sudah menyebabkan penghentian sekitar seperlima pasokan minyak mentah dan gas alam global. (Minyak mentah = minyak sebelum diolah.)

    Menteri energi Qatar mengatakan kepada Financial Times bahwa ia memperkirakan produsen Teluk akan menghentikan ekspor dalam beberapa minggu, dan memperingatkan minyak bisa mencapai $150 per barel.

    Jika pasar terus menilai gangguan pasokan sebagai masalah yang tidak jelas kapan berakhir, dolar bisa tetap didukung dan gejolak harga bisa tetap tinggi (volatilitas = harga mudah berubah tajam). Jika pengiriman pulih dan risiko gangguan “seperlima” berkurang, tambahan permintaan dolar sebagai aset aman (haven premium = tambahan permintaan karena dianggap aman) bisa cepat menyusut.

    Yang Perlu Dipantau Selanjutnya

    • Apakah USDX bisa bertahan di atas 98,406 dan terus menguji area 100,321 pada grafik.
    • Sinyal yang benar-benar dikonfirmasi dari G7 dan IEA soal pelepasan bersama cadangan minyak darurat, bukan sekadar wacana.
    • EURUSD di $1,1534 dan GBPUSD di $1,3319 untuk melihat apakah ada penjualan paksa atau mulai stabil. (Penjualan paksa = jual karena terpaksa, misalnya karena margin/aturan risiko.)
    • USDJPY di 158,59 saat pedagang menimbang minyak, imbal hasil (yields = tingkat hasil obligasi), dan seberapa jauh Jepang membiarkan pergerakan cepat.
    • Perkiraan pasar atas 35 basis poin pelonggaran The Fed, karena jika perkiraan pelonggaran makin berkurang, penguatan USD bisa berlanjut.

    Pelajari lebih lanjut tentang perdagangan indeks (indeks = ukuran gabungan beberapa aset, misalnya indeks dolar) di VT Markets.

    Pertanyaan yang Sering Diajukan

    1. Mengapa Dolar AS Naik Hari Ini?
      Dolar naik karena investor bergegas masuk ke uang tunai saat harga minyak melonjak dan risiko perang meningkatkan kekhawatiran pertumbuhan global melemah. “Cash dash” (lari ke uang tunai) biasanya menguntungkan mata uang cadangan yang paling mudah diperdagangkan, terutama ketika pasar menjual saham, obligasi, dan logam pada saat yang sama.
    2. Apa Itu USDX, dan Apa Arti Pergerakan ke 99,349?
      USDX mengukur kekuatan dolar AS terhadap sekumpulan mata uang utama. Angka 99,349, naik +0,600 (+0,61%), menandakan penguatan dolar yang luas, bukan hanya karena pergerakan di satu pasangan mata uang.
    3. Mengapa Minyak Menguatkan Dolar dalam Situasi Ini?
      Harga minyak yang lebih tinggi bisa menaikkan risiko inflasi global dan mengurangi minat pada aset berisiko. AS juga diuntungkan karena statusnya sebagai pengekspor bersih energi (net energy exporter = ekspor energi lebih besar daripada impor) dibanding banyak negara Eropa, sehingga dolar sering dianggap lebih diuntungkan saat harga energi melonjak.
    4. Bagaimana Pembahasan Cadangan Minyak G7 Mempengaruhi Dolar dan Minyak?
      Pelepasan cadangan darurat secara bersama dapat mengurangi ketakutan pasokan dalam jangka dekat dan menurunkan harga minyak. Saat minyak turun, dolar bisa melepas sebagian kenaikannya karena kepanikan inflasi mereda. Itu sebabnya dolar sempat mengurangi kenaikan setelah laporan bahwa para menteri G7 akan membahas pelepasan bersama yang dikoordinasikan IEA.
    5. Apa Arti Perkiraan Pelonggaran The Fed terhadap Arah Dolar?
      Ini menunjukkan bagaimana pedagang melihat jalur suku bunga. Pasar kini memperkirakan sekitar 35 basis poin pelonggaran hingga akhir tahun, turun dari lebih dari 55 basis poin pada akhir Februari. Perkiraan pemangkasan yang lebih sedikit sering mendukung dolar karena imbal hasil AS tetap relatif menarik.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code