Cadangan devisa Singapura turun dibanding bulan sebelumnya, jatuh menjadi 416,1 miliar pada Februari dari 417 miliar sebelumnya.

    by VT Markets
    /
    Mar 9, 2026
    Cadangan devisa resmi Singapura turun menjadi $416,1 miliar pada Februari. Pada bulan sebelumnya nilainya $417,0 miliar. Ini berarti turun $0,9 miliar dibanding bulan sebelumnya (month-on-month, yaitu perbandingan dari satu bulan ke bulan berikutnya). Laporan pembaruan menunjukkan total Februari lebih rendah daripada bulan sebelumnya.

    Cadangan Devisa Dan Intervensi MAS

    Penurunan kecil pada cadangan devisa Singapura menunjukkan Monetary Authority of Singapore (MAS, bank sentral Singapura) kemungkinan ikut campur (intervensi) dengan menjual dolar AS. Langkah ini biasanya dilakukan untuk memperkuat dolar Singapura dan menjaganya tetap berada di dalam kisaran kebijakan (policy band, yaitu batas atas-bawah pergerakan nilai tukar yang ditargetkan). Ini menunjukkan MAS tetap waspada terhadap inflasi impor (kenaikan harga di dalam negeri yang dipicu dolar AS yang kuat atau harga barang impor yang naik). Langkah ini sejalan dengan data terbaru yang menunjukkan inflasi inti (core inflation, yaitu inflasi tanpa komponen yang sangat bergejolak seperti makanan dan energi) Singapura untuk Januari 2026 berada di 3,1%, sedikit di atas perkiraan. MAS memakai alat utamanya, yaitu nilai tukar (exchange rate, harga SGD terhadap mata uang lain), untuk menahan tekanan harga yang masih bertahan. Sikap “hawkish” (kebijakan cenderung ketat untuk menekan inflasi) kemungkinan berlanjut selama inflasi masih tinggi. Secara global, sikap bank sentral AS (US Federal Reserve/The Fed) menambah tekanan. Data pasar tenaga kerja yang kuat pada Februari 2026 membuat pelaku pasar menunda ekspektasi penurunan suku bunga (rate cuts) sampai lebih akhir tahun. Kondisi dolar AS yang kuat ini membuat MAS perlu lebih aktif mengelola SGD. Ini mengingatkan pada pengetatan kebijakan agresif pada 2022, yang menunjukkan MAS siap bertindak tegas. Bagi trader, ini berarti bertaruh melawan dolar Singapura dalam waktu dekat berisiko. MAS terlihat menjaga nilai mata uang, sehingga bisa mengurangi naik-turun harga (volatilitas) pada pasangan USD/SGD (nilai dolar AS terhadap dolar Singapura). Strategi menjual opsi (options, kontrak yang memberi hak membeli/menjual aset pada harga tertentu) untuk mendapatkan premi (premium, uang yang diterima penjual opsi) bisa dipertimbangkan, karena volatilitas tersirat (implied volatility, perkiraan volatilitas yang tercermin dari harga opsi) USD/SGD sudah turun ke 4,8% dari di atas 5,5% pada akhir 2025.

    Dampak Untuk Trader Dan Suku Bunga

    Kebijakan ini juga berarti suku bunga domestik Singapura kemungkinan tetap kuat. Trader perlu hati-hati jika mengambil posisi yang mengandalkan penurunan besar pada suku bunga jangka pendek seperti SORA (Singapore Overnight Rate Average, rata-rata suku bunga pinjaman antarbank semalam di Singapura). Posisi derivatif (derivatives, instrumen turunan nilainya dari suku bunga/nilai tukar) yang diuntungkan bila suku bunga bertahan tinggi lebih lama terlihat lebih masuk akal. Buat akun live VT Markets dan mulai trading sekarang.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code